Menunggu (Tidak) Begitu Menyiksa
Penantian yang tak terbalaskan... Semakin menunggu dan semakin tidak pasti kapan akhir penantian tersebut, terlalu lama, terlalu melelahkan. Sepertinya aku akan dibunuh oleh waktu saja. Entah waktu untuk berhenti menunggu itu kapan, aku selalu menghitung detik-detik itu. Hal yang lebih banyak menghujam rasa jenuh ku dan merambat hingga kelopak mataku, membuatku terkantuk dibuatnya. Aku letih untuk berkata "kapan pulang?" Dan aku lelah untuk mendengar "entah kapan..." Mungkin bagimu ini tidak terlalu sulit, karena yang kamu lakukan adalah kesibukanmu yang membuatmu tak banyak memikirkanku. Akupun begitu, lebih banyak berusaha menyibukkan diri untuk tidak terlalu menungguimu dalam kesunyianku. Menunggu itu rindu.. Kau akan tahu betapa rindunya dirimu pada dia, saat dia pergi. Aku merasakannya, rindu yang bergejolak seperti ombak. Rindu yang berdentum keras seperti genderang. Dan rindu yang menohok, menandakan ketidakhadirannya begitu membuat dirimu h...