Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2016

Cinta? Kan?

Digenggam lagi. Dicintai lagi. Entah perasaan ini yang ditarik ulur, ataukah kesetiaan yang membungkam ego. Kemarin sempat bertengkar, Membenci sedemikian hingga tulang. Hari ini semua hilang bagai asap, pergi meninggalkan bayang-bayang. Dia hanya ingin dicinta, tapi tak tahu bagaimana mengucap. Dia tidak ingin disakiti, dan dia mempertaruhkan yang diucap. Seakan mereka berdua hanya sepasang di dunia, Sang Adam dan Hawa. Tidak ada yang lain, sejauh masalah mereka itu. Tidak ada yang dapat menguasai jagad jika belum ada perdamaian dua kubu. Yang satu marah, yang satu lebih menyulut garang. Mereka tak akur, bahkan untuk menunjukkan kasih. Mereka harus berkorban, rela disakiti untuk diberi cinta. Mereka hanya dua insan penuh tanda tanya dalam relasi itu. Namun mereka dibimbing oleh rasa ingin memiliki, mereka disatukan dengan rasa mencintai tanpa akhir. Bukan untuk menyalahkan, tapi mengalah. Bukan untuk berteriak, tetapi duduk menjelaskan. Semua ada tahapnya, semu...

Selfie Pas di Tempat Mainstream Gunung Fatuleu - Kabupaten Kupang - NTT

Gambar
Saya tidak bisa bilang bahwa saya penggemar acara petualangan di televisi seperti My Trip My Adventure, Ethnic Runaway and so on... Saya hanya tertarik untuk melihat tempat-tempat bagus, tapi tidak terlalu memiliki ketertarikan untuk berlaku seperti halnya para petualang di dalam acara sana. Saya pikir, selama kita punya niat, hal seperti acara-acara televisi itu kalah asik dibandingkan perjalanan kita sendiri. Kenapa? Kalau kita malah asiknya nonton dan termotivasi ikutan nge-trip, tapi ujung-ujungnya gak menikmati, itu terlalu flat. But now, I feel different. Rasanya asik-asik aja nge-trip tanpa perencanaan matang, berbekal kamera hape, tongsis, fish eye and superwide lens dan teman-teman asik yang bakal nemenin kemana pun kamu berada, dengan gokil mereka, just enjoy the trip. Dan hari ini saya melakukan perjalanan (yang tidak saya klasifikasikan sebagai MTMA or something like that, because I'm so dislike to be mainstream) bersama teman-teman gokil saya yang entah tujuannya a...

Semester VIII YAY!!!

YAY! Finally, saya sudah semester VIII sekarang. Ya, semester akhir bagi pejuang-pejuang gelar sarjana. Serasa cepat sekali, kayak kemarin barus semester I dan jadi maba aja -_- Ini benar-benar jadi perjuangan sampai titik darah penghabisan, menyerah jadi nomor kesekian untuk saya pada akhirnya. Masih agak confused dengan skripsi yang harus diambil, pikir-pikir dulu, timbang-timbang lagi, mana yang benar-benar punya 'nilai tambah' untuk ke depannya. Jadi, walaupun beberapa poinnya sudah jadi hal biasa saat di semester-semester lalu (turun penelitian dalam sebuah team, bikin tulisan ilmiah yang naik cetak di jurnal jurusan, bikin tugas akhir semester mata kuliah yang jadi bahan acuan dosen untuk penelitian mereka, bikin tugas akhir semester mata kuliah lainnya yang malah mengantarkan jadi juara lomba karya tulis), tapi itu belum seberapa dengan skripsi, man! Jumlahnya 6 SKS dan kalau boleh dibilang nih, ini paling angker sejagad raya. Tapi masa sih menyerah sebelum perang? E...