Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2015

Finally, I am Gone :)

Gambar
Masih sempatkah hati itu memikirkanku? Kala bayangmu memenuhi seluruh ruang di dalam pikiranku, terkadang aku menjadi malu dengan semua penantian ini. Apa kau masih yang sama? Apa kau masih yang dulu? Aku malu bila terlalu memaksa perasaan rinduku seorang diri, sedangkan kamu tidak. Apakah aku begitu agresifnya? Apakah semua ini hanya suatu bentuk keegoisanku saja? Aku tak meminta lebih padamu, untuk sama-sama memikirkan kita. Aku pun tidak memaksa dirimu untuk lebih banyak mengabari diriku ini, semuanya tidak perlu kau anggap sulit untuk dilakukan, karena aku tidak selalu menuntut itu. Mungkin nanti, jika akhirnya kamu tak tahan dengan sikapku ini, kamu boleh pergi dengan sejuta kebisuan. Tak perlu 'selamat jalan' atau 'kamu terlalu baik untukku' Karena itu bukan satu hiburan bagiku kelak. Itu akan menambah keluhku terhadapmu, menambah benciku yang semula adalah kasih. Biarlah dengan diammu, aku menjadi tegar dan berdiri sambil tersenyum, melambai...

Sebisa Mungkin Aku Bertahan

Gambar
Sebisa mungkin aku bertahan... Hati ini tak banyak menuntut, juga tidak banyak bertanya.  Jika harus banyak menuntut, aku takut itu akan membuat dia menjauh dan semakin menenggelamkan diriku pada tuntutan lain yang harus dipenuhi bagaimanapun caranya. Dan jika harus banyak bertanya, aku takut... takut kalau jawabannya nanti sungguh amat mengecewakanku. Aku takut nantinya jawaban itu membawaku pada arah yang tidak seharusnya, atau membuatku tergores akibat pertanyaan-pertanyaanku. Kadang aku mencari tahu sendiri, mencari tahu bagaimana keadaannya, bagaimana kabarnya di sana, atau sekedar mencari tahu apakah dia sibuk hingga tak membalas pesanku ataukah dia hanya sedang tertidur pulas akibat kelelahan. Aku tak cukup mengerti orang lain, aku juga tak bisa jadi orang pengertian. Itu terlalu keibuan buatku, aku hanya bisa melihat dan memperhatikan dari jauh. Tersenyum dengan setiap polah, bak mentari menatap rerumputan yang berayun lemah ditiup angin. Sebisa mungkin aku ...

HUMANITY ERROR

Gambar
Gelisahku ini dipersembahkan oleh hati yang sudah cukup lelah dan logika yang sudah banyak membatasi diri. Ini cinta, yang selalu membuka diri untuk setiap hati yang mau menerimanya. Cinta yang dengan sabar menunggu ada yang datang menjemput dan merengkuh dengan sejuta rasa. Cinta bukannya tak diundang ataupun datang tanpa permisi, dia hanya diam-diam ingin langsung menempati tanpa perlu diusir pergi. Semakin lama memupuk cinta itu dalam kenyamanan dan semakin bertumbuh tanpa menahan batasnnya. Kenapa cinta begitu diam-diam bak orang yang bersembunyi dan hendak berlalu tanpa diketahui orang lain? Karena logika bisa menepisnya kapan saja. Logika kita terlalu berpikir jernih untuk sekedar merasakan keindahan kisah cinta yang selalu indah di dongeng-dongeng pengantar tidur itu. Logika masih berpikir masuk akal untuk tidak membuang-buang banyaknya kesempatan dengan hanya terpaut pada satu cinta, satu rasa, satu orang, dengan berjuta kesakitan. Cinta bisa saja membutakan hati, tapi c...

Bukan Ego, Bukan 'Cukup'

Dear kamu... Aku ingin bercerita lebih banyak denganmu. Menghabiskan waktu yang cepat berlalu ini, hanya denganmu. Namun kita kadang terenggut oleh rasa ego yang amat tinggi, melambungkan anganku ini hanya pada titik terendah dari kenyataan. Apa kita selalu seperti ini? Sedetik lalu kita masih melempar canda gurau yang membuat iri banyak orang, kita masih saling memeluk satu sama lain dengan kata mesra yang tak ada bandingnya. Tapi sedetik kemudian kita malah memisahkan suara kita, kamu pergi mengikuti ketidakmauan hatimu, dan aku berlawanan arah dari keengganan itu. Sampai pada titik di mana kamu merasa capai untuk bersandiwara penuh, dan aku terlalu letih untuk terus melangkah jauh daripadamu. Kita kembali bertaut. Aku berpaling menuju kamu, dan kamu dengan cepatnya merengkuhku dalam pelukan. Andai kita tidak saling menciptakan ancaman untuk hubungan kita ini, andai kita tahu bagaimana akhirnya semua kata-kata kita akan mengubah langkah kita bersama, andai kita tid...

❤ Regresi Linear ❤

Gambar
Hai wanita, kamu istimewa. lebih dari setiap belenggu pemikiran sepele orang-orang di luar sana. Keistimewaan kita tidak diukur dengan pengamatan asal-asal saja, perlu menggunakan logika, perasaan dan sedikit rumus perhitungan regresi linear... ❤ REGRESI LINEAR SEDERHANA ❤   Y = a + bX + e keterangan: Y : variabel terikat (baca: wanita) a  : bilangan konstan, meliputi broken, nangis dan move on b  : koefisien X : variabel bebas (baca: lelaki) Setelah regresi ini kalian baca mungkin kalian bertanya-tanya apa artinya :) Sini deh saya kasih tau. 1. Hubungan Y (wanita) dan a jika variabel b konstan adalah positif (nihil gitu maksudnya), maka nilai Y (wanita) adalah a. Maksud saya, jika seorang wanita tanpa embel-embel X (cowok) di belakangnya, maka hasil yang didapat adalah ....? Pertama! Broken heart (udah pasti keles). Hal pertama dan terutama yang bawak dirasakan wanita tanpa sang pujaan hati adalah patah hati. Sakit hati... Sedih, nangis, gundah gulana...

Semakin Berubah - Puisi Kalut dan Penuh Kabut

Tidak lagi rasa yang seperti dulu. Tidak lagi perlakuan yang membuat hati ini luluh. Akhirnya dirinya pun menjadi luruh, perubahan ini buat diriku rapuh. Berapa banyak yang mesti kuungkapkan? Apa mungkin nanti dia mendengarkan? Ataukah aku hanya menjadi lebih tertekan? Ini semakin membuatku terpojokkan. Sudahlah! Buang semua ragu itu. Bawa itu jadi titik balikmu. Biarkan dia berubah dengan dunianya itu. Bahkan kelak bila nanti dia melupakan diriku. Airmata bahkan jadi saksi. Bagaimana akhirnya kesedihan ini terpatri. Ruang hampa yang melilit hati dan kesunyian yang menggores hari. Ya, silahkan berubah... Silahkan menghilang. Jika akhirnya aku tak temukan kau, aku tetap tenang. Aku akan bilang pada diriku bahwa semuanya gampang. Gampang untuk menarikmu pergi jauh dari bayang-bayang. Silahkan pergi, bila kamu dengan teganya meninggalkan hati ini. Jika kamu dengan entengnya melantunkan ucapan pergi. Seandainya kamu benar-benar tak ...