Finally, I am Gone :)
Masih sempatkah hati itu memikirkanku? Kala bayangmu memenuhi seluruh ruang di dalam pikiranku, terkadang aku menjadi malu dengan semua penantian ini. Apa kau masih yang sama? Apa kau masih yang dulu? Aku malu bila terlalu memaksa perasaan rinduku seorang diri, sedangkan kamu tidak. Apakah aku begitu agresifnya? Apakah semua ini hanya suatu bentuk keegoisanku saja? Aku tak meminta lebih padamu, untuk sama-sama memikirkan kita. Aku pun tidak memaksa dirimu untuk lebih banyak mengabari diriku ini, semuanya tidak perlu kau anggap sulit untuk dilakukan, karena aku tidak selalu menuntut itu. Mungkin nanti, jika akhirnya kamu tak tahan dengan sikapku ini, kamu boleh pergi dengan sejuta kebisuan. Tak perlu 'selamat jalan' atau 'kamu terlalu baik untukku' Karena itu bukan satu hiburan bagiku kelak. Itu akan menambah keluhku terhadapmu, menambah benciku yang semula adalah kasih. Biarlah dengan diammu, aku menjadi tegar dan berdiri sambil tersenyum, melambai...