Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2014

AMBIGU "RASA"

Gambar
#ManInBlack Bisakah kita sejenak terdiam pada satu titik di mana kita tak terpisahkan oleh jarak, waktu dan ego yang tinggi ini? Bisakah dengan rasa saling memiliki kita akhirnya dipertemukan dan merasakan senyuman hangat yang lama ingin disunggingkan? Dan, bisakah akhirnya semua ini bukan hanya berawal dengan kata "bisakah"? Sekian lama dan akhirnya saat ini saya menjadi benar-benar menyerah. Dengan segala keterbatasan antara kita, yang tak segannya saya ingin merebak itu semua, akhirnya kita tak bisa dipertemukan, atau lebih tepatnya saya tak bisa dipertemukan dengan seseorang yang menjadi candu bagi saya ini. Kenapa dari sekian banyak orang yang begitu perhatiannya, harus anda yang tiba-tiba membuat saya terpesona dan andalah satu-satunya yang tidak memberi perhatian seperti orang-orang di sekitar saya ini? Sebenarnya, dengan penuh kesedihan saya mengaku bahwa rasa yang selama ini saya takuti muncul di permukaan adalah rasa yang saya rasakan terhadap dia. Rasa yang ...

Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS)

BAB I PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah sebagai rencana kerja keuangan daerah adalah sangat penting dalam rangka penyelenggaraan fungsi otonom. APBD sebagai alat atau wadah untuk menampung berbagai kepentingan publik ( public accountability ) yang diwujudkan dalam berbagai kegiatan dan program, di mana manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat umum. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) pada hakekatnya merupakan instrumen kebijakan yang dipakai sebagai alat untuk meningkatkan pelayanan umum dan kesejahteraan masyarakat di daerah. Oleh kerena itu, DPRD dan pemerintah daerah harus berupaya secara nyata dan terstruktur guna menghasilkan APBD yang dapat   mencerminkan kebutuhan riil masyarakat sesuai dengan potensi masing-masing daerah serta dapat memenuhi tuntuntan terciptanya anggaran daerah yang berorientasi pada kepentingan dan akuntabilitas publik. Penyusunan APBD memiliki p enentuan strategi dan pri...

[EXPANDER] - Tindikan Itu Pilihan :)

Gambar
Halo Hey, Hey Halo :) :D Sekarang saya akan meng-upload satu gambar yang baru saya capture tadi, ya tentu foto diri saya sendiri. Perhatikan ! Are you see something in my ear? :D Ya, itu foto yang saya ambil hari ini :) Yang membuat saya senang sekali, ternyata saya cocok juga memakai anting. Hehehe, tapi itu bukan anting-anting saya sih :/ Ini jadi motivasi tersendiri buat saya untuk menindik telinga saya (mengingat dari kecil saya belum pernah merasakan pakai anting, haduuuhhh nyaris na'as ya saudara-saudara, ckck). Awalnya saya kira tak cocok memakai anting, tapi setelah dilihat lama-lama, ternyata anting malah membuat saya jadi semakin 'bagus' :D Dan akhirnya keinginan saya memakai anting jadi makin menggebu-gebu, hehehe. Heran juga, kenapa ortu tak menindik telinga saya dari kecil dulu. Tapi setelah melihat adik bungsu saya (yang tidak ada tindikan di telinga juga) barulah saya sadar. Ternyata tindik telinga itu bukan hal yang wajib untuk anak perempuan....

UNEK-UNEK KITA (MAHASISWA)

Gambar
What I feel tonight? Hari ini gejolak rasa bercampur menjadi satu. Dan menjadi begitu runyam sampai bernafas pun sulit. *hahaha, lebay* Karena besok tidak ada deadline apapun, saya bersemangat untuk begadang (lagi) dan menghabiskan waktu di depan laptop. Yahh, seperti biasa, menulis blog, online di Facebook dan Twitter. Kebiasaan jelek mahasiswa (contoh nyatanya: yang menulis blog ini) adalah: 1. Menunda Pekerjaan. Kalau dosen sudah kasih tugas dan harus dikumpul di pertemuan selanjutnya, mahasiswa malah sok cuek. Tapi seandainya tugas itu harus dikumpul keesokan harinya, pasti deh begadang sampe pagi, menyelesaikan tugas. Tak peduli harus ngantuk di kampus, yang penting tugasnya selesai. Tapi ada juga yang malah copas ( copy-paste ) saja dari teman, jadi tinggal salin pekerjaannya teman. Hahaha 2. Mr. Google Saja Ini kebiasan lain yang sudah mendarah daging di kalangan mahasiswa sejak mereka mengenal gadget maupun internet. Ya, memang situs search engine seperti Goog...

#ManInBlack

Gambar
Insomnia berat bikin mata selalu berat :[ Pagi-pagi saja saya sudah mengantuk dan tak bisa ditoleransi, ditambah tak makan dan harus mengikuti kuliah. Lama-lama saya jadi zombie -_- Tapi tetap saja, urusan di depan laptop tak pernah terlewatkan :) Mau secapek dan sengantuk apapun, kalo berhadapan dengan laptop malah jadi semangat lagi. Saya belum menceritakan tentang #ManInBlack di blog ini kan? Sebenarnya saya tidak ingin mengumbarnya di sini, tapi yahhh, karena hari ini saya tak tahu hendak menulis apa, jadinya saya tulis tentang dia saja :) ManInBlack ini julukan untuk seseorang yang tak sengaja mampir dalam pandanganku suatu ketika, dan ini hanyalah kebetulan :) Saat itu, saya benar-benar tak peduli siapa dia. Singkat cerita, dia itu tak membuatku tertarik pada awalnya. Setelah beberapa jam duduk di dekatnya pun, saya sama sekali tak ngeh dan tak merasa harus melihat dia terus. Biasa saja. Dan pertemuan kedua kami, saya pun masih merasa biasa saja. Bedanya, saya sudah ...

KEBETULAN ADALAH TAKDIR

Gambar
Ini sudah kepagian untuk menulis blog, tapi saya tak sempat lagi melihat waktu yang berdetik di dinding, karena semakin saya terlarut dalam waktu, semakin saya tak sanggup menulis blog ini. Tak banyak kisah yang bisa tertulis rapih kali ini, hanya saja, saya hendak mengatakan bagaimana saya sangat bersyukur atas kejadian besar yang terjadi akibat hal kecil dalam hidup saya hari ini. Apa yang terjadi? Akhirnya setelah saya menunggu jawaban akan kepastian perasaan ini, saya mendapatkannya. Mata saya terbuka karena satu hal kecil yang kebetulan terlintas di kepala saya dan membuat saya lebih rasional lagi dalam menemukan jawaban. Pikiran tak sejalan dengan kenyataan. Ternyata benar, apa yang saya pikirkan sekarang tak sama dengan yang terjadi. Walau begitu, saya tetap tersenyum dan mensyukurinya. Toh, saya mendapat jawaban yang memang tak memberi nilai A+, tapi memberi nilai A. :) Artinya, ini tidak sia-sia. Walaupun menunggu ini berarti saya menghabiskan begitu banyak waktu antar...

[Menanti]

Gambar
Sebuah keinginan hati untuk dapat meraihmu, membisikkan kata dan bait kalimat merdu untuk dilantunkan padamu. Sepertinya ini menjadi luapan rasa sepihak, tanpa ada tambatan yang melabuhkan hati ini. Apakah pandangan mata ini kurang berarti untuk dikenang? Apakah terlalu buta diriku merasa kau akan melihatku kelak? Seharusnya aku bercermin akan sakit yang pernah lalu, dan mencontoh rasa duka yang telah menusuk relung ini. Penantian memang tak selalu membuahkan hasil, bahkan penantian ini terlampau sakit dan menyedihkan. Tak pelak aku ingin mengenyahkanmu dari ingatanku, menghilangkanmu dari segala ruang di hati ini. Semakin penantian ini kuladeni, semakin perih hati ini menunggu. Sampai kapanpun tak ada kamu lagi, yang bahkan memberi senyum tanpa hadirmu. Kau hanya ada di saat kau benar ada, kau pergi dan aku tetap tinggal merasakan sakitnya penantian ini. Luka dan kesah ini terlalu dalam untuk disembuhkan, dan takkan bisa lagi disembuhkan. Un...

PERMAINAN SANG WAKTU

Gambar
Kenapa dengan hari ini? Semua orang di sekitar saya seperti menjadi redup dan tak memiliki semangat. Dan sumpah, itu sangat tidak enak buat saya! Yahh, maksud saya, bagaimana kita bisa duduk dengan orang yang tiba-tiba kehilangan semangat mereka? Tapi ini bukan juga salah mereka, inilah yang dinamakan "Permainan Sang Waktu". Waktu akan menentukan, kapan itu terjadi dan kapan itu selesai (artikan 'itu' menurut pandangan kita masing-masing). Saat kita merasa terlalu lama menunggu, saat itulah waktu membuatnya semakin lambat, tapi ketika penantian kita telah usai, kita ingin kembali ke masa kita masih menunggu dan menanti. Saat kita merasa terlalu cepat bahagia, di situlah waktu mempermainkan kita. Membuat kita terlalu rindu kembali ke masa-masa membahagiakan itu. Tapi itu semua hanya perasaan kita. Kita yang ingin cepat mengakhiri penantian dan kita yang tak ingin mengakhiri kebahagiaan. Waktu tak adil? Sepertinya kita telah salah menyalahkan waktu. Waktu hanya tak...