Magang: Face The Real Job???
Insomnia membuat saya susah tidur malam ini saudara-saudara. Sudah banyak aktivitas dari pagi tadi (gak banyak sih, cuman ke kantor buat magang), dan sudah merasa ngantuk tadi siang, punya waktu buat tidur juga, tapi malah gak tidur karena ada perbaikan jalan pas depan rumah, dan saya dengan terpaksa hanya bisa meratapi kebisingan yang membuat saya terjaga.
Akhirnya, sudah semalam ini (lirik jam di pojok kanan laptop udah pukul 23.24) dan saya masih stay tune di sini....
Akhirnya, sudah semalam ini (lirik jam di pojok kanan laptop udah pukul 23.24) dan saya masih stay tune di sini....
Pengaruh internet juga kayaknya, saya masih setia nge-blog, facebook-an, dan berbagai hal yang berhubungan dengan social media. Oh God! Jangan bahas socmed, saya lagi sensitif! Socmed bikin saya hipertensi, bikin saya cepat terpancing emosi dan bikin saya kepo! Ya, paling terakhir itulah yang membuat saya hipertensi dan emosian gak jelas, karena kepo. Masalah kepo berujung pada hal yang sebenarnya tak ingin diketahui tapi terlanjur kita ungkap sendiri. Anyeeeeng bener kan? Skip masalah kepo....
Saya ingin membahas seminggu (baca: 5 hari kerja) saya saat magang ini. FYI, instansi/tempat magang atau PKL (Praktek Kerja Lapangan) kami dibagi oleh jurusan karena satu dan dua hal, tidak seperti beberapa jurusan yang ada di mana magangnya bisa dipilih sendiri oleh mahasiswa/i. Ada beberapa instansi yang bekerjasama dengan jurusan kami dalam pendistribusian peserta magang antara lain BAPPEDA Provinsi NTT, Dinas Pendapatan Daerah NTT, Bank Mandiri Syariah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Biro Pusat Statistik (BPS), Bank Indonesia (BI).
Untuk peserta magang dari Jurusan Ekonomi Pembangunan sendiri berjumlah 38 mahasiswa/i yang kemudian dibagi ke dalam instansi-instansi tersebut di atas.
Saya sendiri dibagi ke Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi NTT. Excited banget, karena BAPPEDA adalah target saya untuk magang dan ternyata terkabulkan juga. Di BAPPEDA sendiri kami ada 10 mahasiswa/i dan akhirnya kami dibagi lagi dalam bidang-bidang dan sekretariat di dalamnya.
Saya, Agnes dan Ariyanto Tafui masuk ke Bidang Perencanaan Pembangunan I. Bidang ini disebut juga Bidang Sosial Budaya, di sini terdapat 2 Sub Bagian yaitu Sub Bagian Sumber Daya Manusia dan Sub Bagian Pemerintahan.
Mereka sangat welcome dengan kehadiran kami, mulai dari Bapak Kepala Bidang, Bapak-bapak Kasubid dan semua staf di dalamnya. Ada juga loh staf yang alumni Universitas Nusa Cendana :)
Satu minggu di dunia kerja yang nyata, saya sedikit mempelajari situasi yang terdapat di dalamnya. Ternyata semuanya kerja menurut porsi masing-masing. Semuanya harus tepat dan cepat, tidak bisa ditunda-tunda. Kabid akan meminta pekerjaan tersebut sewaktu-waktu, dan pada waktu itulah stafnya harus langsung memberikannya. Pokoknya, saya benar-benar ngeh kalo dunia kerja itu tidak seperti dunia kampus.
Satu minggu di dunia kerja yang nyata, saya sedikit mempelajari situasi yang terdapat di dalamnya. Ternyata semuanya kerja menurut porsi masing-masing. Semuanya harus tepat dan cepat, tidak bisa ditunda-tunda. Kabid akan meminta pekerjaan tersebut sewaktu-waktu, dan pada waktu itulah stafnya harus langsung memberikannya. Pokoknya, saya benar-benar ngeh kalo dunia kerja itu tidak seperti dunia kampus.
Satu kelebihan yang saya senangi, semua pejabat dan staf Bidang I saling membaur, saling melengkapi satu sama lain dan tidak membeda-bedakan.
Di hari ke-4 magang kami, salah satu staf, Bapak Herry, menghampiri kami. Dengan sabar dia menjelaskan pada kami bahwa kami harus melihat pekerjaan yang selevel dengan gelar kami nanti (sarjana), kalau sekedar mengantar surah dan foto copy saja itu bukan level kami. Dia juga bilang, pelajari hal-hal kecil yang tidak kami peroleh dari tempat lain di luar sana. Saya respect dengan Pak Herry, kata-katanya seperti menghujam jantung, tapi itu adalah kata-kata penyemangat sekaligus motivasi kami untuk melakukan hal di jalur kami.
Untuk satu minggu ini, yang dapat saya simpulkan: 70% duduk-duduk saja.
Kenapa kita gak banyak kerjanya? Karena tidak sembarang pekerjaan bisa diberikan kepada sembarang orang. Kami hanya mahasiswa magang, belum ada kriteria kami yang cukup membuktikan kami boleh mengakses segala hal di kantor tersebut, masih ada batasannya dan kami harus mematuhinya. Ini masalah aturan, yang melanggar, yang kena sangsi dan punishment. Selesai.
Fighting sampai tanggal 15 Nopember 2015 Lil :)
![]() |
| Pembekalan Magang Foto bersama Ketua Jurusan Ekonomi Pembangunan |
![]() |
| Pembekalan Magang Foto bersama Ketua Jurusan Ekonomi Pembangunan |
![]() |
| Pembekalan Magang Habis makan siang kiteeee .... :) |
![]() |
| Terserah apa kata dunia :D |
![]() |
| Batik! |
![]() |
| Tak selalu hari kemeja putih dan rok hitam kan ya? ^^ |
![]() |
| Tim Bidang Perencanaan Pembangunan I ki-ka: saya, Ryan, Agnes |







Komentar
Posting Komentar