Postingan

Heaven For You (part.7)

Gambar
Siang hari, Mama Colly datang dan menjaga Franke. Colly harus pulang ke rumah untuk berganti pakaian. Jasen mengantarnya sampai di depan rumah dan mereka akan kembali lagi ke rumah sakit setelah Colly selesai mandi dan makan. Colly memasuki rumahnya dengan langkah gontai. Sepi sekali rumahnya. Dia membuka pintu depan rumahnya dan memasuki rumah dua lantai itu.  Rumah mungil yang telah mereka diami sejak lama ini.  Sementara dia berganti pakaian, Jasen menunggu di ruang tengah. Rumah Colly sudah menjadi rumah kedua bagi Jasen sehingga dia tak merasa canggung berada di dalamnya. Colly, Franke dan mamanya hidup dengan sangat rukun.  Jarang mereka bertengkar karena masalah serius. Mereka juga saling menyayangi. Walaupun Franke jahil dan Colly kesal pada kakaknya itu, tapi semua itu didasarkan akan rasa sayang. Biarpun begitu, rumah ini tak lengkap karena tak ada sosok ayah di dalam.  Colly mungkin belum pernah merasakan yang namanya kasih sayang seor...

F[x] - NU ABO

Setelah melihat MV dari lagu ini, aku jadi terkesima dengan dance mereka ... I like, I like, I like >.< karena itu, untuk mengenang mereka, aku sengaja menge-post lirik dari lagu Amber CS ini ... Cekidot ^^ [LUNA] Hey~ [AMBER] Yo! [KRYSTAL] Na eoddeokkhaeyo eonni Nae mareul deureobwa Nae geusarameul eonni Moreugesseoyo [LUNA] Cham eongddunghada mannal Naman nolliji Naega jeongmal yebbeo Geureongdamyeon dwae [SULLI] Dogchangjeog byeolmyeong jitgi Yyereul deulmyeon gungdi sundi Mame deureo son beonjjag deulgi Jeongmal nan NU ABO MYSTERY MYSTERY Molla Molla ajig naneun Molla Gibon Gibon saranggongshig Saramdeure ibyeolgongshig HYSTERIC HYSTERIC Dalla Dalla naneun neomu Dalla Nae mamdaero nae ddeutdaero Choha Choha NU ABO Na Na Na Na Na~ NU ABO [AMBER] Nae mal deureobwayo eonni I'm in the trance Jigeum I gamjeongeun mwojyo Nan cheoeuminde [VICTORIA] Gaseum dugeundugeun machi Ggumgguneundeut Nan geureum wireul dungdung Sarangingabwa [SUL...

Heaven for You(part.6)

Gambar
More than a pain… Colly ketiduran di sisi tempat tidur Franke di ruang VIP. Mamanya sepertinya sedang pergi mengurus sesuatu. Kakaknya belum juga sadar, dan dia bisa merasakan kesakitan yang dialami kakaknya. Dikeroyok banyak orang, belum lagi kalo orang itu membawa senjata tajam. Mungkin karena Tuhan sangat sayang pada kakaknya, jadi kakaknya bisa melalui itu semua. Colly tak sabar menunggu perkembangan penyelidikan kasus kakaknya itu. Saat dia bangkit dari duduknya, barulah dia sadar kalo sekarang sudah pagi. Gorden yang menutupi jendela belum tersibak sehingga matahari tak menembus kamar. Colly malas ke sekolah, jadi dia menelpon Jasen dan meminta Jasen memberitahu guru kalo dia harus menjaga kakaknya di rumah sakit. “Apa?! Franke masuk rumah sakit?!” Jasen histeris di seberang sana. “Emangnya dia sakit apa?!” “Dia gak sakit. Dia babak belur dikeroyok.” Ucapku. Sedih juga mengucapkan kata itu. “Please ask permission to me. Gue gak ke sekolah nih hari. Gue harus ...

Heaven for You (part.5)

“Sial! Tangan gue hampir patah waktu dia nendang.” Umpat Rocky saat dia dan kelompoknya nongkrong di sebuah kafe di pinggir jalan yang menjorok ke trotoar. Para cowok itu lebih menyukai tempat terbuka saat mereka nongkrong. Seperti sekarang, mereka duduk di luar kafe dan memperhatikan orang-orang yang berlalu lalang. Udara dingin malam sudah menyengat, tapi dengan beberapa botol bir, mereka tak mempedulikan angin malam itu. “Ternyata dia kuat. Gak kayak yang gue bayangin.” Ucap Dicky. “Udah gue bilang kan, gak usah malak cowok. Apalagi sama dia,” kata Dennis. Dia meneguk birnya sambil menatap Edward. “Hanya lo yang berdiri dan gak mukul dia kan?” Edward tak mendengarkan perkataan Dennis dan malah minum sebanyak-banyaknya. “Butuh tenaga yang besar buat jatuhin tuh cowok. Kita aja yang udah sebanyak ini masih kewalahan ngadepin dia.” Sahut Mark. “Tapi tetap saja kita dapat uangnya.” Donny keliatan senang. “Hei, kenapa kita gak hentiin aja acara malak denga...