JAGA HATI !
Begitu banyak kejadian yang terjadi dalam kehidupan ini, dan yang kuketahui, semakin hari yang terjadi dalam hidupku semakin complicated adanya. Yahh, apa mau dikata, aku memang sudah beranjak dewasa dan hal seperti itu memang cepat atau lambat akan aku hadapi.
Padahal, dulu aku hanya perlu duduk manis, berpangku tangan dan terdiam membisu walaupun orangtuaku mengeluhkan banyak masalah yang terjadi. Tapi sekarang masalah serupa ada di depan mata, dan tak elak aku juga menghadapi hal yang sama saat orangtuaku menghadapinya (berpikir sekuat tenaga menemukan jalan keluarnya).
Sekarang pun baru kusadari bahwa apa yang dulu dihadapi orangtuaku memang berat, dan aku sama sekali menyepelekannya.
Masalahku belum seberapa rumitnya, tapi entah kenapa masalah itu selalu menghantui. Aku hanya berharap diriku ada di posisi yang tepat, tanpa berpihak ataupun dianggap provokator di salah satu pihak.
Sekarang tidak seperti dulu, salah menjaga mulut habislah semuanya. Jadi, diriku yang notabene adalah orang yang suka bercanda tanpa peduli hati orang ini harus mulai berhati-hati dan mengerem setiap perkataan yang keluar dari mulutku. Karena, demi apapun, aku semakin takut dengan sikap dan tingkah laku orang-orang di sekitarku uang ngerinya suka tersinggung :(
Aku tak tau, sampai sejauh mana orang-orang akan sakit hati oleh kata-kata yang keluar dari mulut, tapi memang lidah tak bertulang. Mulut yang tak bisa jaga badan, akhirnya akan hancur.
Aku rasa, sekaranglah waktunya untuk saling menghargai dan mengerti satu sama lain. Bila kita bisa mengerti perasaan orang lain, kata-kata yang kita keluarkan juga akan kita katakan sesuai dengan ukurannya.
Tapi menurutku, mata ganti mata, gigi ganti gigi deh.
Kalo ada yang membicarakanku atau orang yang dekat denganku di belakang-belakang, otomatis, walaupun hatinya selembut sutra, akan aku katai sampai dia merasakan sakitnya dihujam lidah!
Harus ada rasa menghargai dan pengertian, tapi bukan munafik !!!
Kalo orang munafik itu, berusaha mengerti orang yang sedang bermasalah, tapi setelah itu malah membicarakan kejelekan orang itu. Parah men, ke laut aja lo maen pasir sama batu karang!
Jadi, sekarang saatnya bagiku untuk belajar dua poin utama tadi 1) Saling Menghargai dan 2) Mengerti Perasaan Orang Lain.
Semoga aku berhasil :)
Padahal, dulu aku hanya perlu duduk manis, berpangku tangan dan terdiam membisu walaupun orangtuaku mengeluhkan banyak masalah yang terjadi. Tapi sekarang masalah serupa ada di depan mata, dan tak elak aku juga menghadapi hal yang sama saat orangtuaku menghadapinya (berpikir sekuat tenaga menemukan jalan keluarnya).
Sekarang pun baru kusadari bahwa apa yang dulu dihadapi orangtuaku memang berat, dan aku sama sekali menyepelekannya.
Masalahku belum seberapa rumitnya, tapi entah kenapa masalah itu selalu menghantui. Aku hanya berharap diriku ada di posisi yang tepat, tanpa berpihak ataupun dianggap provokator di salah satu pihak.
Sekarang tidak seperti dulu, salah menjaga mulut habislah semuanya. Jadi, diriku yang notabene adalah orang yang suka bercanda tanpa peduli hati orang ini harus mulai berhati-hati dan mengerem setiap perkataan yang keluar dari mulutku. Karena, demi apapun, aku semakin takut dengan sikap dan tingkah laku orang-orang di sekitarku uang ngerinya suka tersinggung :(
Aku tak tau, sampai sejauh mana orang-orang akan sakit hati oleh kata-kata yang keluar dari mulut, tapi memang lidah tak bertulang. Mulut yang tak bisa jaga badan, akhirnya akan hancur.
Aku rasa, sekaranglah waktunya untuk saling menghargai dan mengerti satu sama lain. Bila kita bisa mengerti perasaan orang lain, kata-kata yang kita keluarkan juga akan kita katakan sesuai dengan ukurannya.
Tapi menurutku, mata ganti mata, gigi ganti gigi deh.
Kalo ada yang membicarakanku atau orang yang dekat denganku di belakang-belakang, otomatis, walaupun hatinya selembut sutra, akan aku katai sampai dia merasakan sakitnya dihujam lidah!
Harus ada rasa menghargai dan pengertian, tapi bukan munafik !!!
Kalo orang munafik itu, berusaha mengerti orang yang sedang bermasalah, tapi setelah itu malah membicarakan kejelekan orang itu. Parah men, ke laut aja lo maen pasir sama batu karang!
Jadi, sekarang saatnya bagiku untuk belajar dua poin utama tadi 1) Saling Menghargai dan 2) Mengerti Perasaan Orang Lain.
Semoga aku berhasil :)
Komentar
Posting Komentar