FRIENDS, FOREVER. PROMISE ?
Weekend is coming :)
I supposed this is will be great weekend, with I who just sit in front of laptop . wkwkwkw
Today, just a flat day -_-
Bangun pagi-pagi, bersih-bersih rumah, mandi, dan stay depan laptop kayak orang kagak pernah liat laptop sebelumnya. Well, dibawa asik saja, toh hari ini freedom buat aku :)
Tadi sih sempat bingung, ini hari Sabtu atau Minggu, soalnya suasana hari ini dan hari Minggu tuh sama bawaannya pengen tidur melulu :)
But anyway, hari in memang hari Sabtu.
Kalo anak sekolah minggu di rayonku sih menyebutnya Sabtu Ceria soalnya ada ibadah bersama yang kayak sekolah minggu, tapi bedanya itu di hari Sabtu dan pada sore hari :)
Terus buatku, hari Sabtu itu... Hari istirahat sampe hari Minggu nanti, wkwkwk ..
Ada penyesalan mendalam yang aku rasakan, yaitu rasa sesalku pada temanku.
Beberapa hari yang lalu dia mengalami duka cita, dan aku benar-benar tak punya banyak kata untuk menghiburnya. Umpamanya aku seperti membeku saat tau dia dalam keadaan seperti itu.
Kami sudah berteman sangat lama, dari SMP hingga tamat SMA. Sudah enam tahun,
dan saat dia mendapatkan berita itu, aku seperti ingin menangis.
Dia belum tau kabar tersebut hingga siang hari.. Sedangkan aku sudah mengiriminya SMS pada pagi hari, tapi hanya ingin bertanya bagaimana keadaanya.
Aku turut bersedih, tapi aku tak punya cukup kekuatan untuk menghiburnya. Saat dia balik ke kota tempat kami sekolah SMP dan SMA dulu, Kota SoE. Aku tak ada baginya.
Aku sedih dan malu.
Sahabat macam apa aku ini, yang tidak ada di saat sahabatnya membutuhkan.
Apalagi, sepertinya dia takkan kembali ke Kota SoE, karena tempat asalnya dari Jawa dan pastilah dia akan menetap di sana terus.
Aku memang tak ingin menyia-nyiakan waktu untuk bertemu dengannya. Aku ingin melepas rindu, berbagi kesedihan dan merangkulnya. Setidaknya, aku ingin menunjukkan bahwa "kami ada untukmu".
Dia pasti mengerti keadaan ini. Pastilah dia tau, apa yang menghambat dan menghalangiku tak bisa menemuinya di SoE.
Tapi semua itu bukanlah akhirnya. Saat dia pulang ke Jawa nanti, aku masih bisa bertemu dirinya di bandara. Aku sangat mengharapkan saat itu. Aku menantikannya, dan aku takkan mau melewatkannya sedikitpun.
Kami berteman bukan karena kebetulan. Ini sudah jadi jalan kami.
Aku berharap, di belahan dunia manapun sahabat-sahabatku berada, mereka selalu mengenang saat kebersamaan kita. Aku berharap, di saat susah maupun senang kita bisa saling berbagi walau itu hanya dalam untaian kata.
Mungkin tak ada materi berlimpah yang dapat diberikan, tak ada juga kemewahan yang tersedia,
tapi persahabatan ini sudah lebih dari sekedar kemewahan dan materi belaka.
Persahabatan ini, semoga, tak lekang oleh ruang dan waktu.
Biarpun terpisah, aku selalu memeluk kalian dari jauh.
Kenanglah kisah kita sahabat.
Wuaaaah, jadi pengen nangis saat menulis ini :(
Ingat masa-masa SMP dan SMA yang amburadul, teman-teman yang pengertian dan aneh bin ajaib.
Selalu merindukan saat-saat itu, saat yang tak mungkin diulang lagi..
Kita semua sudah dengan jalan kita masing-masing,
hanya berharap pada waktu dan takdir,
untuk dapat mempertemukan kita kembali.
Tuhan berkati persahabatan kami, aminn.
I supposed this is will be great weekend, with I who just sit in front of laptop . wkwkwkw
Today, just a flat day -_-
Bangun pagi-pagi, bersih-bersih rumah, mandi, dan stay depan laptop kayak orang kagak pernah liat laptop sebelumnya. Well, dibawa asik saja, toh hari ini freedom buat aku :)
Tadi sih sempat bingung, ini hari Sabtu atau Minggu, soalnya suasana hari ini dan hari Minggu tuh sama bawaannya pengen tidur melulu :)
But anyway, hari in memang hari Sabtu.
Kalo anak sekolah minggu di rayonku sih menyebutnya Sabtu Ceria soalnya ada ibadah bersama yang kayak sekolah minggu, tapi bedanya itu di hari Sabtu dan pada sore hari :)
Terus buatku, hari Sabtu itu... Hari istirahat sampe hari Minggu nanti, wkwkwk ..
Ada penyesalan mendalam yang aku rasakan, yaitu rasa sesalku pada temanku.
Beberapa hari yang lalu dia mengalami duka cita, dan aku benar-benar tak punya banyak kata untuk menghiburnya. Umpamanya aku seperti membeku saat tau dia dalam keadaan seperti itu.
Kami sudah berteman sangat lama, dari SMP hingga tamat SMA. Sudah enam tahun,
dan saat dia mendapatkan berita itu, aku seperti ingin menangis.
Dia belum tau kabar tersebut hingga siang hari.. Sedangkan aku sudah mengiriminya SMS pada pagi hari, tapi hanya ingin bertanya bagaimana keadaanya.
Aku turut bersedih, tapi aku tak punya cukup kekuatan untuk menghiburnya. Saat dia balik ke kota tempat kami sekolah SMP dan SMA dulu, Kota SoE. Aku tak ada baginya.
Aku sedih dan malu.
Sahabat macam apa aku ini, yang tidak ada di saat sahabatnya membutuhkan.
Apalagi, sepertinya dia takkan kembali ke Kota SoE, karena tempat asalnya dari Jawa dan pastilah dia akan menetap di sana terus.
Aku memang tak ingin menyia-nyiakan waktu untuk bertemu dengannya. Aku ingin melepas rindu, berbagi kesedihan dan merangkulnya. Setidaknya, aku ingin menunjukkan bahwa "kami ada untukmu".
Dia pasti mengerti keadaan ini. Pastilah dia tau, apa yang menghambat dan menghalangiku tak bisa menemuinya di SoE.
Tapi semua itu bukanlah akhirnya. Saat dia pulang ke Jawa nanti, aku masih bisa bertemu dirinya di bandara. Aku sangat mengharapkan saat itu. Aku menantikannya, dan aku takkan mau melewatkannya sedikitpun.
Kami berteman bukan karena kebetulan. Ini sudah jadi jalan kami.
Aku berharap, di belahan dunia manapun sahabat-sahabatku berada, mereka selalu mengenang saat kebersamaan kita. Aku berharap, di saat susah maupun senang kita bisa saling berbagi walau itu hanya dalam untaian kata.
Mungkin tak ada materi berlimpah yang dapat diberikan, tak ada juga kemewahan yang tersedia,
tapi persahabatan ini sudah lebih dari sekedar kemewahan dan materi belaka.
Persahabatan ini, semoga, tak lekang oleh ruang dan waktu.
Biarpun terpisah, aku selalu memeluk kalian dari jauh.
Kenanglah kisah kita sahabat.
Wuaaaah, jadi pengen nangis saat menulis ini :(
Ingat masa-masa SMP dan SMA yang amburadul, teman-teman yang pengertian dan aneh bin ajaib.
Selalu merindukan saat-saat itu, saat yang tak mungkin diulang lagi..
Kita semua sudah dengan jalan kita masing-masing,
hanya berharap pada waktu dan takdir,
untuk dapat mempertemukan kita kembali.
Tuhan berkati persahabatan kami, aminn.
KAMU SANGAT BERARTI, ISTIMEWA DI HATI
SELAMANYA RASA INI ...
JIKA TUA NANTI KITA T'LAH HIDUP MASING-MASING
INGATLAH HARI INI :)
"FOR MY BESTFRIENDS IN THE WORLD,
JUST WANNA SAY :
LET'S BE FRIENDS FOREVER AND EVER"

Komentar
Posting Komentar