DIA VS SAYA
Holla :)
Terima kasih sudah mampir sebentar di blog saya ini. Sudah lewat beberapa minggu saya tak menulis di blog ini, dan ketika jari saya menari mengetikkan huruf-huruf, saya seperti kembali ke masa di mana saya pernah berimajinasi untuk menulis cerita.
Yups, saya memang suka menulis. Menulis cerita or something like that. Tapi sepertinya itu belum atau tidak mungkin untuk dipublikasikan. Selain karena ceritanya kurang baik (imajinasi saya juga kurang baik sih), saya juga tak terlalu punya self confidence untuk mempublikasikannya.
Tapi walaupun begitu, tidak menyurutkan keinginan saya sih :)
Sudah ada satu novel yang saya cetak (cetak sendiri, pake printer milik ortu, kertasnya juga milik ortu) tapi entah novel itu sudah hilang ke mana :(
Sekarang ini saya mulai merenungi masa depan saya. Bagaimana nanti saya ke depannya, bagaimana nanti saya menghadapi semua tantangan, apa yang akan terjadi pada hidup saya di masa mendatang dan apakah hidup saya itu akan terasa lebih sulit dari sekarang ini??
Saya terlalu kuatir dengan semuanya itu. Itulah mengapa akhir-akhir ini saya tak mau makan dan minum (lebay, padahal makannya paling banyak!).
Dan saya rasa bukan hanya saya yang merasa kuatir seperti ini. Pasti masih banyak anak muda di luar sana yang merasakan hal yang sama seperti saya, takut membayangkan masa depan di ujung sana.
Hal itu akan otomatis terjadi, dengan berjalannya usia dan pemikiran yang mulai "mekar".
Tapi ada sih satu orang yang sama sekali tak kuatir dengan masa depannya.
Dia itu... kakak saya sendiri (ah, malu menyebutkan kalo dia kakak saya) -_-
Selama saya hidup hampir dua dekade dengan dirinya, saya sama sekali tak menemukan rasa kuatir yang bisa saja muncul dari dirinya.
Dia sepertinya terlalu santai menghadapi hidup, bahkan kuliahpun dihadapi dengan santai.
Hello ma'am, are you an alien???
Saya terlalu amat sangat heran dengan sikapnya ini. Ini karena semata-mata saya adalah adiknya, kalau tidak saya juga akan acuh saja dengan sikapnya.
Kakak saya itu shopaholic ! Suka belanja, belanja dan belanja. Kalau ditanya apa hobinya, pasti dijawab : belanja.
Kalo ditanya, buat apa nabung pasti dijawab buat beli ini-itu.
Kalo ditanya kenapa mau sampe minjem duit (sama ortu) pasti dijawab buat belanja.
Hanya itu yang ada di pikirannya.
Oh my ghost, what the hell going on with my sister???
Kalo sebulan dia gak beli barang satu aja, pasti penyakitnya udah kumat. Penyakit galau karena gak bisa beli yang dia pengen tapi tak berguna!
Tapi saya sih tak merasa keberatan, selama barang-barang yang dia beli itu bermanfaat untuk saya juga :)
Punya saudara shopaholic itu memang ada baik dan buruknya sih .. heheheh
Kami berdua punya kepribadian yang sangat bertolak belakang.
Saya:
pendiam (stadium biasa aja), manis (fakta, haha), pencinta alam -_-, hemat (lebih tepatnya pelit sih) dan rajin belajar. Memang yang terakhir ini juga fakta loh hehehe
kalau Dia:
cerewet, suka bikin rusuh, manja, boros, sok cantik, sok imut bangetsss, boros, boros, boros (kalo boros harus diulang sampe 4x karena emang gitu sih :p), malas belajar.
Kelebihan dia hanya satu saudara-saudara, dia itu kalo ngomong gak pake disaring, alias nusuk banget! Jadi ngomong sama dia harus jaga perasaan dan jaga dompet kalian sih sebenarnya . hahahaha
Tapi biarpun sifat dan sikap kami bertolak belakang, bukan berarti kami akur loh . Hahahaha
Memang lebih sering bertengkar daripada baikan, tapi kalo lagi berjauhan pasti malah sayang-sayangan.
haha, kayak kucing dan tikus sih :p
Tapi kami berdua selalu mendukung, mendukung untuk saling ditraktir, hahahaha ...
Aduh, kayaknya yang dari tadi saya ceritakan malah kisah buruk semua ya??
Kalo kalian naksir sama dia, mungkin bisa pendekatan sama say dulu (pake coklat maksudnya, hehe)
Dia memang cantik (muji dikit, supaya dia senang) tapi sifat manjanya itu bikin saya ilfil.
Jadinya orang pada mengira dia adik dan sayalah kakak. Padahal dia udah tua banget, entah berapa abad umurnya -_-
Saya tak terlalu mempersoalkannya sih, selama dia bermanja-manja pada orang yang tepat :)
Heheh, kayaknya ini saya cerita dari saya ...
Untuk sang kakak yang mau keliatana lebih awet muda dari saya, padahal sudah tua banget,
saya mau persembahkan lagu dari Avicii - Hey Brother ...
Cekidot liriknya di bawah ini :
HEY BROTHER / SISTER - AVICII
Hey brother, there’s an endless road to re-discover.
Hey sister, know the water's sweet but blood is thicker.
Oh, if the sky comes falling down for you,
There’s nothing in this world I wouldn’t do.
Hey brother, do you still believe in one another?
Hey sister, do you still believe in love, I wonder?
Oh, if the sky comes falling down for you,
There’s nothing in this world I wouldn’t do.
What if I'm far from home?
Oh, brother I will hear you call.
What if I lose it all?
Oh, sister I will help you out!
Oh, if the sky comes falling down for you,
There’s nothing in this world I wouldn’t do.
Hey brother, there’s an endless road to re-discover.
Hey sister, do you still believe in love, I wonder?
Oh, if the sky comes falling down for you,
There’s nothing in this world I wouldn’t do.
What if I'm far from home?
Oh, brother I will hear you call.
What if I lose it all?
Oh, sister I will help you out!
Oh, if the sky comes falling down for you,
There’s nothing in this world I wouldn’t do.
Terima kasih sudah mampir sebentar di blog saya ini. Sudah lewat beberapa minggu saya tak menulis di blog ini, dan ketika jari saya menari mengetikkan huruf-huruf, saya seperti kembali ke masa di mana saya pernah berimajinasi untuk menulis cerita.
Yups, saya memang suka menulis. Menulis cerita or something like that. Tapi sepertinya itu belum atau tidak mungkin untuk dipublikasikan. Selain karena ceritanya kurang baik (imajinasi saya juga kurang baik sih), saya juga tak terlalu punya self confidence untuk mempublikasikannya.
Tapi walaupun begitu, tidak menyurutkan keinginan saya sih :)
Sudah ada satu novel yang saya cetak (cetak sendiri, pake printer milik ortu, kertasnya juga milik ortu) tapi entah novel itu sudah hilang ke mana :(
Sekarang ini saya mulai merenungi masa depan saya. Bagaimana nanti saya ke depannya, bagaimana nanti saya menghadapi semua tantangan, apa yang akan terjadi pada hidup saya di masa mendatang dan apakah hidup saya itu akan terasa lebih sulit dari sekarang ini??
Saya terlalu kuatir dengan semuanya itu. Itulah mengapa akhir-akhir ini saya tak mau makan dan minum (lebay, padahal makannya paling banyak!).
Dan saya rasa bukan hanya saya yang merasa kuatir seperti ini. Pasti masih banyak anak muda di luar sana yang merasakan hal yang sama seperti saya, takut membayangkan masa depan di ujung sana.
Hal itu akan otomatis terjadi, dengan berjalannya usia dan pemikiran yang mulai "mekar".
Tapi ada sih satu orang yang sama sekali tak kuatir dengan masa depannya.
Dia itu... kakak saya sendiri (ah, malu menyebutkan kalo dia kakak saya) -_-
Selama saya hidup hampir dua dekade dengan dirinya, saya sama sekali tak menemukan rasa kuatir yang bisa saja muncul dari dirinya.
Dia sepertinya terlalu santai menghadapi hidup, bahkan kuliahpun dihadapi dengan santai.
Hello ma'am, are you an alien???
Saya terlalu amat sangat heran dengan sikapnya ini. Ini karena semata-mata saya adalah adiknya, kalau tidak saya juga akan acuh saja dengan sikapnya.
Kakak saya itu shopaholic ! Suka belanja, belanja dan belanja. Kalau ditanya apa hobinya, pasti dijawab : belanja.
Kalo ditanya, buat apa nabung pasti dijawab buat beli ini-itu.
Kalo ditanya kenapa mau sampe minjem duit (sama ortu) pasti dijawab buat belanja.
Hanya itu yang ada di pikirannya.
Oh my ghost, what the hell going on with my sister???
Kalo sebulan dia gak beli barang satu aja, pasti penyakitnya udah kumat. Penyakit galau karena gak bisa beli yang dia pengen tapi tak berguna!
Tapi saya sih tak merasa keberatan, selama barang-barang yang dia beli itu bermanfaat untuk saya juga :)
Punya saudara shopaholic itu memang ada baik dan buruknya sih .. heheheh
Kami berdua punya kepribadian yang sangat bertolak belakang.
Saya:
pendiam (stadium biasa aja), manis (fakta, haha), pencinta alam -_-, hemat (lebih tepatnya pelit sih) dan rajin belajar. Memang yang terakhir ini juga fakta loh hehehe
kalau Dia:
cerewet, suka bikin rusuh, manja, boros, sok cantik, sok imut bangetsss, boros, boros, boros (kalo boros harus diulang sampe 4x karena emang gitu sih :p), malas belajar.
Kelebihan dia hanya satu saudara-saudara, dia itu kalo ngomong gak pake disaring, alias nusuk banget! Jadi ngomong sama dia harus jaga perasaan dan jaga dompet kalian sih sebenarnya . hahahaha
Tapi biarpun sifat dan sikap kami bertolak belakang, bukan berarti kami akur loh . Hahahaha
Memang lebih sering bertengkar daripada baikan, tapi kalo lagi berjauhan pasti malah sayang-sayangan.
haha, kayak kucing dan tikus sih :p
Tapi kami berdua selalu mendukung, mendukung untuk saling ditraktir, hahahaha ...
Aduh, kayaknya yang dari tadi saya ceritakan malah kisah buruk semua ya??
Kalo kalian naksir sama dia, mungkin bisa pendekatan sama say dulu (pake coklat maksudnya, hehe)
Dia memang cantik (muji dikit, supaya dia senang) tapi sifat manjanya itu bikin saya ilfil.
Jadinya orang pada mengira dia adik dan sayalah kakak. Padahal dia udah tua banget, entah berapa abad umurnya -_-
Saya tak terlalu mempersoalkannya sih, selama dia bermanja-manja pada orang yang tepat :)
Heheh, kayaknya ini saya cerita dari saya ...
Untuk sang kakak yang mau keliatana lebih awet muda dari saya, padahal sudah tua banget,
saya mau persembahkan lagu dari Avicii - Hey Brother ...
Cekidot liriknya di bawah ini :
HEY BROTHER / SISTER - AVICII
Hey brother, there’s an endless road to re-discover.
Hey sister, know the water's sweet but blood is thicker.
Oh, if the sky comes falling down for you,
There’s nothing in this world I wouldn’t do.
Hey brother, do you still believe in one another?
Hey sister, do you still believe in love, I wonder?
Oh, if the sky comes falling down for you,
There’s nothing in this world I wouldn’t do.
What if I'm far from home?
Oh, brother I will hear you call.
What if I lose it all?
Oh, sister I will help you out!
Oh, if the sky comes falling down for you,
There’s nothing in this world I wouldn’t do.
Hey brother, there’s an endless road to re-discover.
Hey sister, do you still believe in love, I wonder?
Oh, if the sky comes falling down for you,
There’s nothing in this world I wouldn’t do.
What if I'm far from home?
Oh, brother I will hear you call.
What if I lose it all?
Oh, sister I will help you out!
Oh, if the sky comes falling down for you,
There’s nothing in this world I wouldn’t do.

Komentar
Posting Komentar