Garis Akhir

Hari ini , Kamis 25 September 2014, hari yg awalnya ingin saya sudahi dengan senyuman bahagia.
Namun apa daya saya harus menangis karena kehilangan.

Ketika airmata sampai tak bisa mewakili bagaimana perasaan saat ini atau mengartikan bagaimana harus bersedih ...

Saya terlampau menangis ketika kakek saya, yang memiliki begitu banyak kenangan dgn saya pergi jauh dan tak kembali .

Saya bersedih , ketika akhirnya batin ini nyaring menyebut suara kelam tanda duka.

Kakek saya bukan orang yg cepat menyerah atau putus asa .. namun kehendak Tuhan lebih dahsyat dari sekedar tekad untuk berjuang...

Selamat jalan kakek ,
Engkau sudah sampai pada garis akhir perjuangan panjangmu..
Mulai dari meniti kehidupan , menjaga cinta abadi dgn Nenek hingga melawan penyakit tak tertara di dunia ini.

REST IN PEACE , MY BELOVED GRAND PA

Komentar

Postingan populer dari blog ini

This is Why I am So Afraid To Lose You!

Ketika Teman Jadi Bangsat !

Yang Berharga Yang Kulepas.