Real Life
Sedikit basa-basi tak apa ya?
Kali ini tidak ada inspirasi untuk jadi puitis. Karena kurangnya istirahat, banyak main di luar rumah dan pulangnya udah larut, alhasil malampun jadi singkat (padahal itu adalah saat-saat terbaik untuk menulis dan belajar) sehingga waktu kuhabiskan untuk chatting dan akhirnya tidur.
Sayangnya (atau untungnya), hidup pengangguran sepertiku belum dituntut bangun pagi dan berangkat kerja sehingga bangunpun selalu telat (maafkeun). Susah memang untuk mengatur pola tidur yang baik sekarang ini. Misalkan saja saya malam ini tidur 02.00 am maka saya akan bangun paling cepat jam 8.00am dan paling telat 9.00 am. Dan malam berikutnya saya tidak akan bisa tidur lebih awal (kecuali punya aktivitas berat sebelumnya), maka saya pasti tidur pada jam yang sama di malam sebelumnya 2.am.
Did you ever feel it? That is so annoyed.
Pengangguran.
Please, silakan tanyakan padaku kurva elastisits permintaan dan bagaimana analisis menggunakan SWOT dibandingkan dengan pertanyaan serupa: "kerja dimana?"
Demi apapun, diri ini tidak mampu bertahan dengan pertanyaan itu. Bahkan ketika yang bertanya adalah adik kandungmu sendiri yang baru SMP dan tidak mengerti kejamnya dunia, dengan polosnya bertanya seperti itu seolah pekerjaan bisa didapatkan di kantin sekolahnya dengan harga Rp 500 gratis 1.
Real life saya mulai terasa sekarang, di saat saya nyantai tapi dalamnya gelisah kuatir menunggu nasib panggilan kerja dan melihat orang lain di luar sana baru aja selesai coret-coret karena lulus SMA, yang notabene baru akan masuk kuliah dan ngeluh tentang susahnya kuliah.
Mohon jangan tunjukkan itu, itu hal teramat dirindukan.
Awalnya pengen cepat lulus, kerja dan dapat penghasilan. Tapi itu gak bakal mulus, kecuali nasib lu mujur. Atau karena lu emang jujur. #PaanSih
Dan ketika real life memainkan pikiranmu menjadi depresi akut hingga gak mau keluar kamar atau mandi, maka yang terjadi adalah jadi sensitif berlebihan, walaupun sebenarnya sensitif masih mendingan daripada positif (ngerti kan? LOL).
Karena depresi yang berat itulah aku mencoba menghibur diri, seperti jajan dan makan sebanyak-banyaknya, imbangi dengan olahraga, lalu ke pantai dan memanjakan mata. Sebenarnya tidak cukup menghibur karena toh tidak beramai-ramai, namun sudah bisa menenangkan pikiran yang semula melangkah dan terjatuh.
I want to share photos that I took last days. That's so sweetness
![]() |
| Sunset 01 |
![]() |
| Walking on the sands |
![]() |
| Sunset 02 |



Komentar
Posting Komentar