Huuft!

BORING!!!

hanya satu kata itu yang bisa ungkapkan perasaan diriku sekarang...
Bukan karena aku benar-benar tak melakukan apa-apa... tapi karena aku terus memikirkan masalah yang hilir mudik dalam kehidupanku belakangan ini.
Bukan masalah keluarga atau teman, atau bahkan sekolah..
Lebih dari itu! Dan gejolak batin ini semakin hari semakin menyiksa diriku.
Seakan aku tak sanggup lagi berada di dunia yang sama dengan dunia tempatnya berada. Kurasa lebih baik aku selalu menghindari dia dari pada ada di dekatnya dan terus menitikkan airmata duka yang berlinang tak menentu.

Padahal seharusnya aku bahagia dengan kehidupanku yang sekarang, masih tetap terasa sempurna walaupun kehilangannya. Tapi entah kenapa cemburu kali ini benar-benar menguras hati, padahal aku tak lagi memikirkan dirinya. Dan mungkin dia juga tak pernah memikirkanku lagi.
Aku yang memulai semua ini dengan keegoisan dan akhirnya aku harus mengakhiri semua ini. Adakalanya ku sangat menyesalinya tapi kurasa itu percuma karena toh bukan dia saja di dunia ini.

Sekarang ku tak perlu memikirkan dirinya karena ada orang yang lebih berharga yang patut untuk kukejar dan kujaga. Sampai hal itu terlaksana, aku tak akan membuang waktu dengan berpangku dagu sambil melayangkan pikiranku ke mimpi buruk seperti yang dulu lagi.
Mimipi buruk yang menghantui diriku ini telah lama sirna dan akan aku tinggalkan tanpa ada jejak dan noda. Bila ada yang menanyakan hal itu lagi, akan kujawab dengan enteng; "aku sudah lama membuangnya!" dan semua orang akan menyadari bahwa aku memang bisa mengatasi itu semua...
Tanpa 'dia' pun aku bisa berdiri tegak, dan tanpa 'dia' airmataku tak akan menetes lagi. Karena cinta itu tak selamanya harus bahagia.
Omong kosong kalau ternyata mereka menyebut cinta itu membahagiakan dan tak ada celanya. Bahkan orang yang mengatakan hal itu akan melakukan perbuatan cela lebih dulu dari siapapun, dan akhirnya semua tak ingin lagi menerimanya ataupun menganggapnya.
Karena itu aku sudah mulai belajar untuk menerima semua sakit hati dan mengobatinya sendiri tanpa bantuan orang lain, karena yang terpenting adalah kebahagiaan untuk diri sendiri sebelum pasangan kita menerimanya.

EGOIS?
Tidak. Ini hal yang wajar dan benar. Kita harus memikirkan diri sendiri karena itu yang terpenting. Sehingga saat akhirnya cinta datang, diri kita tak akan terbuang ataupun tercampakkan sama sekali.

LOVE > COMPLICATED > HAPPY > HURT > NOTHING


Cinta itu memang rumit. Sulit untuk memecahkannya, tapi ada juga saat bahagianya. Dan semua orang paling senang pada bagian yang happy selalu. Mereka malah tak mau menerima kenyataan bila akhirnya akan ada sakit hati... terlanjur semuanya terjadi, mungkin yang terlintas dalam pikiran mereka selanjutnya adalah bunuh diri atau sekedar trauma dan adanya pergolakan batin. Setelah itu apa yang terjadi?
NOTHING HAPPEN!!!
Tak ada apapun yang menghasilkan kekekalan dari sebuah rasa cinta, karena rasa itu sendiri telah hilang saat kita mengeluhkan rasa sakitnya!


Karena itu, cinta yang benar itu adalah rasa kosong belaka yang di dalamnya ada KERUMITAN, KEBAHAGIAAN, KESAKITAN.


Hanya sekedar memberi tahu, aku sudah mengalaminya...



"Aku punya cinta baru, aku punya rasa baru.
tak akan kutunggu hingga dia berlalu...
dia yang ada di relung hatiku...
akan kujaga dirinya selalu
dan tak akan ku ingat masa yang tlah lalu..."
- Lili Menno

Komentar

Postingan populer dari blog ini

This is Why I am So Afraid To Lose You!

Ketika Teman Jadi Bangsat !

Yang Berharga Yang Kulepas.