CINTA Membodohi Diri Ini
ada kata-kata yang terngiang di kepalaku
"Kau sudah dibodohi oleh cinta"
Hmmmp,
katanya sepele, tapi ternyata punya maksud yang begitu menusuk sanubari ini.
Aku benar-benar baru memikirkan dan menyadari akan hal tersebut. Selama ini aku kemana? Kenapa aku tak menyadari itu lebih cepat? Kenapa aku begitu terpaku dengan hal rumit yang disebut "cinta" itu?
Satu jawaban saja: AKU BENAR-BENAR DITIPU OLEH CINTA ITU!!!
Aku berusaha mati-matian mengejar cinta itu, aku berkeringat dan menahan malu untuk bisa meraih cinta itu di pelukanku, dan bahkan aku menerima setiap perlakuan, baik ataupun buruk perlakuan itu.
Itu karena aku sama sekali belum menyadari, bahwa mencintai itu tak cukup hanya dengan perasaan, tapi juga dengan otak.
Dan selama itu pun aku telah dibutakan CINTA!
I'm So Stupid in LOVE !!!
Ingin ku menertawakan diriku sendiri, yang hanya berambisi pada cinta yang pada kenyataannya belum tentu membawa kebahagiaan. Kenapa aku begitu terobsesi dengan hal itu ? Kenapa aku tak bisa menjauhkan pikiran dan akal sehatku dari hal tersebut?
Kenapa begitu sulitnya untuk tak terfokus pada hal gila itu?!
Dan kenapa hanya diriku yang begitu antusias dengan hal yang benar-benar memuakan setelah kesadaranku pulih ???
Hatiku nyatanya tak sekuat baja, terlalu gampang luluh dengan yang di sebut "cinta" itu. Mungkin detik ini aku akan berkata, "Cinta tuh Bullshit!". Tapi di lain waktu, aku akan sangat memuja kekuatan cinta itu.
Benar-benar hati yang tak punya pendirian. Terlalu cepat tergoda, dan timbal baliknya adalah sakit hati tak berujung. Takdir, nasib, garis hidup, jalan Tuhan... Mungkin semua itu yang jadi suatu prinsip bila nantinya cinta memberi sakit hati ...
Dulu dan sekarang tak ada bedanya. Aku tak pernah bisa berpaling dari kekuatan cinta! Aku selalu dibodohi dan disakiti, dipermainkan bak sebuah boneka, dan dicampakkan seperti daun kering. Dan aku masih saja tersihir oleh keagungan cinta yang dalamnya penuh kepahitan.
Aku benar-benar tak tahan godaan akan hal satu itu!
Menyesal karena hal itu, tapi aku selalu tak bisa menghindari kesilauan sinar yang terpancar pada rasa yang tak pernah jelas itu.
Dan akhirnya seseorang mengatakan hal itu, yang membuat amarahku memuncak. Bukan karena dia menyayat hatiku, tapi aku marah karena kebodohan ku sendiri.
Kenapa aku begitu bodohnya hingga tak sadar akan hal itu lebih dulu?
Hanya karena cowok yang belum jelas identitasnya, yang belum jelas perasaannya dan aku begitu memihak dirinya???
F*CK THAT !
Why I'm so so so stupid!!!!!
Aku jadi bodoh karena laki-laki !!!
Com'on .. Kenapa aku jadi begini ? Sadarkan aku sekarang....
Dalam lubuk hati ini, masih ada kata-kata yang tak bisa diungkapkan. Kata-kata kekaguman akan CINTA. Rasa tak rela untuk meninggalkan CINTA, rasa yang tulus untuk tetap mencintai.
Tapi di sisi lain, aku tak ingin berpaling dari kasih sayang yang berlandaskan cinta antara sepasang pria dan wanita.
Mungkin sulit dibayangkan, kalau aku yang seperti tak peduli akan hal itu, ternyata terpaku karena kalimat yang menyadarkanku tadi, "bodoh karena cinta"
Aku harus berbenah diri, harus memperbaiki hati. Bahwa hidup tidak hanya dengan cinta saja, masih banyak hal yang bisa membuat hidup lebih bermakna dan berwarna. Masih banyak rasa lain yang membuatku merasa berharga, dan masih banyak hal yang membuatku tak lebih sakit hati saat aku berhadapan dengannya layaknya cinta...
Aku benar-benar harus melupakan rasa aneh yang menjalar dalam kalbu, yang membuatku serasa melayang, di bagian awalnya saja. Yang selalu berujung sakit hati tanpa balas kasih sayang.
Lebih baik aku tak menganggap inti hal tersebut,karena di masa mendatang hal itu mungkin saja jadi boomerang tajam buatku. Aku jadi merinding dibuatnya :(
Oleh karena itu, aku harus FIGHTING untuk melupakan hal yang nanti akan merugikan itu.
Fighting, Lil!!
kamu pasti bisa mengatasinya ... Aminn
"Kau sudah dibodohi oleh cinta"
Hmmmp,
katanya sepele, tapi ternyata punya maksud yang begitu menusuk sanubari ini.
Aku benar-benar baru memikirkan dan menyadari akan hal tersebut. Selama ini aku kemana? Kenapa aku tak menyadari itu lebih cepat? Kenapa aku begitu terpaku dengan hal rumit yang disebut "cinta" itu?
Satu jawaban saja: AKU BENAR-BENAR DITIPU OLEH CINTA ITU!!!
Aku berusaha mati-matian mengejar cinta itu, aku berkeringat dan menahan malu untuk bisa meraih cinta itu di pelukanku, dan bahkan aku menerima setiap perlakuan, baik ataupun buruk perlakuan itu.
Itu karena aku sama sekali belum menyadari, bahwa mencintai itu tak cukup hanya dengan perasaan, tapi juga dengan otak.
Dan selama itu pun aku telah dibutakan CINTA!
I'm So Stupid in LOVE !!!
Ingin ku menertawakan diriku sendiri, yang hanya berambisi pada cinta yang pada kenyataannya belum tentu membawa kebahagiaan. Kenapa aku begitu terobsesi dengan hal itu ? Kenapa aku tak bisa menjauhkan pikiran dan akal sehatku dari hal tersebut?
Kenapa begitu sulitnya untuk tak terfokus pada hal gila itu?!
Dan kenapa hanya diriku yang begitu antusias dengan hal yang benar-benar memuakan setelah kesadaranku pulih ???
Hatiku nyatanya tak sekuat baja, terlalu gampang luluh dengan yang di sebut "cinta" itu. Mungkin detik ini aku akan berkata, "Cinta tuh Bullshit!". Tapi di lain waktu, aku akan sangat memuja kekuatan cinta itu.
Benar-benar hati yang tak punya pendirian. Terlalu cepat tergoda, dan timbal baliknya adalah sakit hati tak berujung. Takdir, nasib, garis hidup, jalan Tuhan... Mungkin semua itu yang jadi suatu prinsip bila nantinya cinta memberi sakit hati ...
Dulu dan sekarang tak ada bedanya. Aku tak pernah bisa berpaling dari kekuatan cinta! Aku selalu dibodohi dan disakiti, dipermainkan bak sebuah boneka, dan dicampakkan seperti daun kering. Dan aku masih saja tersihir oleh keagungan cinta yang dalamnya penuh kepahitan.
Aku benar-benar tak tahan godaan akan hal satu itu!
Menyesal karena hal itu, tapi aku selalu tak bisa menghindari kesilauan sinar yang terpancar pada rasa yang tak pernah jelas itu.
Dan akhirnya seseorang mengatakan hal itu, yang membuat amarahku memuncak. Bukan karena dia menyayat hatiku, tapi aku marah karena kebodohan ku sendiri.
Kenapa aku begitu bodohnya hingga tak sadar akan hal itu lebih dulu?
Hanya karena cowok yang belum jelas identitasnya, yang belum jelas perasaannya dan aku begitu memihak dirinya???
F*CK THAT !
Why I'm so so so stupid!!!!!
Aku jadi bodoh karena laki-laki !!!
Com'on .. Kenapa aku jadi begini ? Sadarkan aku sekarang....
Dalam lubuk hati ini, masih ada kata-kata yang tak bisa diungkapkan. Kata-kata kekaguman akan CINTA. Rasa tak rela untuk meninggalkan CINTA, rasa yang tulus untuk tetap mencintai.
Tapi di sisi lain, aku tak ingin berpaling dari kasih sayang yang berlandaskan cinta antara sepasang pria dan wanita.
Mungkin sulit dibayangkan, kalau aku yang seperti tak peduli akan hal itu, ternyata terpaku karena kalimat yang menyadarkanku tadi, "bodoh karena cinta"
Aku harus berbenah diri, harus memperbaiki hati. Bahwa hidup tidak hanya dengan cinta saja, masih banyak hal yang bisa membuat hidup lebih bermakna dan berwarna. Masih banyak rasa lain yang membuatku merasa berharga, dan masih banyak hal yang membuatku tak lebih sakit hati saat aku berhadapan dengannya layaknya cinta...
Aku benar-benar harus melupakan rasa aneh yang menjalar dalam kalbu, yang membuatku serasa melayang, di bagian awalnya saja. Yang selalu berujung sakit hati tanpa balas kasih sayang.
Lebih baik aku tak menganggap inti hal tersebut,karena di masa mendatang hal itu mungkin saja jadi boomerang tajam buatku. Aku jadi merinding dibuatnya :(
Oleh karena itu, aku harus FIGHTING untuk melupakan hal yang nanti akan merugikan itu.
Fighting, Lil!!
kamu pasti bisa mengatasinya ... Aminn
CINTA ADALAH SIKSAAN
(by.Lili)
Aku terombang-ambing dalam lautan cinta,
menenggelamkan diriku dalam duka lara...
kadang aku berpikir kalau ini sebuah takdir,
yang memaksaku untuk merasakan sakitnya
tapi ternyata semua itu salah...
Akulah yang telah mengambil langkah,
dan akibat yang menimpaku begitu memilukan.
tawaku di awal aku memutuskan lenyap
diganti penyesalan dan sesak di dada
kenapa baru sekarang tersadar
suatu kebodohan dalam diriku ini...
jutaan ledakan berkecamuk di pikiranku
gempa dahsyat silih berganti di hatiku
getaran tak menentu yang membawa pilu
aku ternyata salah mengambil jalanku
Aku tergoda oleh kemilau cinta
yang ternyata menyimpan bermacam ketidak sempurnaan
Sesal dan airmata tak bisa mengganti,
bahkan hatiku yang terkoyak tak dapat kembali
hanya omong kosong tak terkira
yang benar-benar menggores asa
Lupakan CINTA
Lupakan.
hal itu hanya bagian kecil dari sekian kehidupan kejam
yang akan ditempuh suatu saat nanti
sekarang hanya boleh memikirkan diri sendiri
Tak boleh dibodohi lagi,
jangan tertipu lagi
cukup sudah semua sakit hati ini
biarlah menjadi guru terbaik dalam hidup...
[13.062012]

Komentar
Posting Komentar