Tak banyak yang aku lakukan setelah pulang ke rumah orangtuaku.
Aku hanya nonton, baca komik dan makan.
Tapi untungnya 'kelaparan' itu terpuaskan. Sampai di rumah aku disambut dengan sate babi yg selalu kusukai, ditambah lagi tempe yg selalu membuatku senang *itulah kehebatan makanan.
Ada juga permen Yupi, Recheese Ahh, dan Fullo Blasto yang bagaimanapun telah melepaskan rasa laparku akan cemilan-cemilan manis. Hehehe
setelah gigi ini nyut-nyutan dan gusiku mulai bengkak, barulah aku berhenti mengunyah.

Cerita tentang rumah memang tiada habisnya.
Sampai di rumah, roti yang kubeli di Kupang (karna pesanan mereka di rumah) jadi hal pertama yg menggugah mereka.
Awalnya saat mereka menelpon dan menyuruhku membeli roti, aku malah menolak dengan bilang ATM rusak dan uang tidak ada.
Tapi setelah dipikir-pikir, gak enak juga kalau pulang ke rumah dan tidak membawa apapun.
Jadi kuputuskan membeli roti sepulang kuliah nanti.
Untungnya ATM sudah pulih sehingga aku bisa mengambil uang di sana.
Setelah pulang kampus baru aku singgah ke Joy Bakery dan membeli banyak roti.
Jadi puas deh, ada oleh-oleh untuk dibawa pulang.
Dan untungnya aku pulang kampus tepat waktu, karna travel yg menjemputku tiba tak lama setelah aku pulang dari toko roti itu.

Yang mengesalkan itu di rumah malah diomeli macam-macam oleh mama.
Yahh , karna bangunnya telatlah , karna gak membantu kerjalah sampe ini nih yg lebih parah: karna petir menyambar.
Iya sih , nyokap phobia berat sama yang namanya kilat dan guntur karna pernah pas pulang dari kantor nyokap hampir disambar petir. Kita ngertilah sama keadaan itu, tapi jadinya tiap kali hujan (walaupun hanya sedikit), mama akan langsung menyuruh kami mematikan aliran listrik dan hape kami.
Duuh , emak ...

Bokap gue lain lagi, dia kesenengan nyabutin rumput di halaman rumah. Pagi-pagi waktu aku masih tidur , bokap udah ke kebun. Hasilnya, bokap panen kunyit satu bakul.
Haha , kelewat rajin emang. Beda sama anaknya yang rada malas.

Tapi aku rindu dengan tiap jengkal rumah ini. Senang rasanya bisa seatap sama mama, bapak, zhally, nyong dan nia.
Mereka tu punya warna tersendiri untuk hidupku.
Ibaratnya Power Rangers:
Bapak = Power Rangers Merah.
Mama = Power Rangers Biru.
Zhally = Power Rangers Pink.
Nyong = Power Rangers Hijau.
Tania = Power Rangers Kuning.

Jadi aku monster jahatnya? Gak lah yaa...
:D
Lili = Power Rangers Putih yg selalu datang disaat-saat genting
hohohoho, jadi pahlawan utamanya gitu ..
*puji diri

rasa kangen untuk jahil sama Tania juga udah terlunaskan.
Pokoknya sekarang aku benar2 ngerasa senang , tak ada beban dan tak ada sepinya.
GAK GALAU LAGI DEH!
Haahahaha ...

Eh , udah dulu ya .
Lagi pengen nonton film sama Tania nihh :D
Bye bye

Komentar

Postingan populer dari blog ini

This is Why I am So Afraid To Lose You!

Ketika Teman Jadi Bangsat !

Yang Berharga Yang Kulepas.