Silahkan Dibaca :D

What you know about myself? You don't understand, what I feel, in the dark I'm so alone...
I feel sick when you doing like what you want. You never think about my heart ...
And I'm crying ...

Ukhhhh , jadi pengen nangis sendiri pas menulis untaian kata itu :(
Memang lagi merasa sakit sih, tapi sepertinya kalimat di atas lebih menggores deh. Kalimat itu ternyata baru menyadarkan betapa kejamnya kehidupan untuk diriku... *berasa paling lemah sedunia*

Aku dihadapkan pada kenyataan yang menyudutkanku. Kenyataannya pahit dan aku telah mencicipinya, bahkan aku menelan habis kepahitan itu. Yahhh, itulah diriku.
Terlalu banyak mengeluh hanya membuatku berlama-lama menderita kepahitan itu. Sebaiknya aku terus melangkah dan mencari jalan keluar yang lebih layak untukku tanpa perlu mengeluarkan airmata.
Sepertinya ini belum puncak dari tantangan hidup yang akan aku hadapi. Aku percaya, suatu saat Tuhan akan memberikan batu sandungan yang mungkin lebih besar dari sekarang ini, dan aku percaya Dia juga akan memberi kekuatan bagiku untuk menghadapinya.

Di ibadah Pemuda Gereja kemarin, tepatnya di rayon kami, Rayon 22, aku tersadar bahwa TUHAN itu benar setia. Tapi apakah kita sudah berlaku setia pada-NYA?
Kita belum mampu setia pada hal-hal kecil untuk kebaikan dan kemuliaan nama TUHAN. Kita belum bisa dikatakan setia.
Memang itulah keadaannya, tapi dapatlah kita mengubahnya dari sekarang. Dimulai dari sini, dari hati kita dan perlu kita tanamkan dalam-dalam bahwa perkara setia pada TUHAN adalah besar dan penting bagi kita.

Setelah mendengarkan sharing dari teman-temanpun, pikiranku terbuka. Setia itu perkara yang besar dan tak main-main. Kita anak muda rentan dengan hal-hal duniawi, tapi belum tentu dapat menjalani kehidupan rohani dengan baik.
Untuk teman-teman yang baca blog ini, literaturnya kalian bisa baca di Mazmur 12:2 ...
*silahkan dibuka Alkitabnya* :)


Di lain pihak,, sekarang aku lebih easy going dengan teman-temanku di kelas A. Padahal semula aku kira tak dapat beradaptasi dengan baik dan lancar, tetapi akhirnya semua dilancarkan :)
Senangnya, teman-temanku mengundang tawa. Kocak dan asyik :D

Semoga pertemanan ini bisa terwujud harmoni. Tak diganggu perselisihan dan abadi, hingga ruang dan waktu yang memisahkan. Aminn
Terima kasih sahabat Gempa 12 yang begitu luar biasa ...
Hamburkannnn X)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

This is Why I am So Afraid To Lose You!

Ketika Teman Jadi Bangsat !

Yang Berharga Yang Kulepas.