NO TIME FOR CLOSE FRIEND

Hari ke-5 UAS dan saya merasa cukup tenang untuk mengerjakan soal-soal hari ini dengan baik :)
Yahhhh, sedemikian rupa saya menuangkan isi kepala saya ke dalam tulisan saya, dan kemungkinan besar dosen akan merasa itu cukup mampu membuat mereka pening. Hehehehe~

Apa yang akan saya lakukan hari ini?
Sebenarnya cukup banyak agenda yang saya susun sedemikian rupa untuk saya laksanakan, tapi karena saya merasa tak punya cukup semangat, saya hanya duduk tepekur di dalam kamar dan menulis blog untuk hari ini.

Selama beberapa saat saya merenung, bahwa ternyata orang di sekitar anda bisa menjadi musuh anda. Tak dipungkiri, teman, sahabat, pacar bahkan keluarga (bukan keluarga inti, dalam kasus saya) seperti menjadi serigala berbulu domba.
Bisa dibilang saya ini selalu menilai buruk seseorang, tapi buat saya menilai buruk seseorang di awalnya lebih baik ketimbang sudah merasa orang itu baik pada awalnya padahal dia memakai topeng. Terserahlah, saya tak tau ini benar atau salah, pantas atau tidak pantas. Tapi ini membuat saya lebih tenang, sehingga dengan demikian saya bisa mempelajari dan mengetahui karakter mereka dan cara bergaul mereka dengan saya.



Sahabatmu bisa saja menjadi musuhmu.
Tak dapat dihindari dan mungkin tak terbayangkan. Sedekat apapun kalian, bila ada satu saja hal yang membuat persahabatan itu goyah, pastilah takkan bertahan.
Yang sering saya jumpai dalam hal ini, persahabatan itu menjadi rusak karena masalah cinta. Yaaa, itu jadi masalah sepele yang bisa berakibat fatal.
Mikir deh, kalo pacar kamu ternyata menjalin affair sama sahabat kamu, atau setidaknya menyimpan rasa gitu, karena sering banget ketemu dan ngobrol. Hal kecil seperti itulah, sering kita anggap enteng. Karena kita menganggap sahabat kita takkan pernah mengkhianati kita,
tapi rasa itu tak bisa dibohongi. Dan persahabatanlah yang jadi korbannya.
Hal lain yang bisa saja merusak persahabatan itu, ego salah satu atau kedua sahabat. Jika saling mempertahankan ego dan tak mau mengalah, jangan salahkan satu sama lain bila akhirnya persahabatan hancur.
Ini hanya menyangkut hal-hal kecil guys...



Pacar bisa jadi musuh.
Kalo ini sih maksudnya mantan kali ya??
Udah sayang-sayangan, eh malah putus. Putusnya baik-baik sih, tapi karena gak bisa move-on jadinya benci banget sama si mantan. Hahahaha, tapi lain lagi kalo mantannya itu melakukan kesalahan. Selingkuh misalnya.
Sesayang apapun kamu sama pacar kamu, kalo dia ketahuan selingkuh di belakang kamu, pasti jadinya benci dong.
Yang pernah saya dengar di acara motivasi di televisi (Mario Teguh Golden Ways), katanya manusia itu punya dua sifat; manusiawi dan hewani. Kalo dia selingkuh, berarti dia tak bisa menahan nafsu sifat kebinatangannya itu. Wahh cukup #jlebb ya :D
Tapi ada benarnya juga sih, kalo emang dianya punya rasa kemanusiaan, gak mungkinlah dia milih untuk selingkuh, tapi kalo memang sifat "hewan"nya itu muncul, gimana dong? Hahahah ....


Keluarga jadi musuh?
Ahh ini kayaknya privat sekali. Kita tinggal memilah atau setidaknya menilai hal apa yang bisa masuk dalam kasus ini :)



Terus kalo musuh jadi cinta???
 Nah ini luar biasa nihhh *ini berlaku untuk yang berlawanan jenis*
Itu paling banyak saya temui, dan sepertinya itu juga tak bisa dihindari oleh siapa saja. Kalau bisa dibilang, hal ini lucu sih. Awalnya suka mengejek si musuh, senang kalo dia susah, susah kalo dia senang. Lama-lama malah suka ngelirik-ngelirik, senyum-senyum sendiri kalo ingat dia. Kagak bisa tenang kalo satu hari aja gak buat masalah sama si musuh.
Hehehehe, ini kelihatan banget ya cari perhatiannya :)

Oleh karena itu, sebaiknya kita berhati-hati dengan orang yang ada di dekat kita. Maksudnya, kita harus bisa menjaga perasaan mereka, memperhatikan mereka dan menjadi orang yang dekat di saat susah maupun senang. Kalo bisa sih mengalah saat ada konflik sama orang terdekat kita.
Terussssss,
menyangkut musuh niii, kita jangan kebanyakan ngejelekin mereka. Kan gak enak tuh kalo tiba-tiba malah jadi pacar, hehehe. Jangan terlalu banyak nge-stalk, itu jadi faktor utama musuh jadi cinta! *serius*.
Yang paling penting sihhh jangan menganggap siapapun musuh, anggap saja semuanya teman.

Sekian dari saja :)
Berkenankah memberi komentar?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

This is Why I am So Afraid To Lose You!

Ketika Teman Jadi Bangsat !

Yang Berharga Yang Kulepas.