HAPPINESS, FROM LECTURES TO ME :)

Hari ini cukup panas bagi saya untuk melakukan banyak aktivitas. Saya menyerah dengan cuaca sepanas ini, mengingat hari ini adalah Sabtu, dan tandanya ini adalah weekend, seharusnya saya sedang bersenang-senang bersama teman-teman saya dan bukan duduk terbengong di depan laptop seperti sekarang. Tapi no problemo lah, sudah cukup senang karena tidak bergulat dengan berbagai macam tugas (kurva, presentasi, mengetik dan seterusnya).

Belakangan ini saya muak dengan situasi kampus, dengan orang yang cukup menguras rasa mual (menjurus ke arah speechless ketimbang benci) dan sejuta kegiatan yang memang menguras banyak waktu dan tenaga.
Haha , hubungan pertemanan saya sangat lucu. Herannya, di dunia yang sebesar ini, masih ada saja orang yang bersedia berkhianat dengan temannya. Yahhh, ini jadi satu pelajaran untuk saya supaya jangan terlalu menanggapi 'teman' yang menyenangkan padahal kita tidak tau hatinya seperti apa. Well, saya mulai belajar dari berbagai kejadian, bahwa mantan bisa didaur ulang oleh yang dinamakan sahabat. Untungnya untuk situasi ini saya tidak memandangnya sebagai sahabat.
Luar biasa saudara-saudara, dengan sejuta alasan orang bisa memanupulasi kata-kata agar bisa mendapatkan apa yang dia inginkan, nah seseorang inilah yang saya maksudkan.
Ahh, lupakan apa yang tak perlu diusik lagi. Toh, apapun yang terjadi, saya sudah memiliki seseorang yang lebih baik dan saya berjanji menjaganya dengan segenap hati. Tidak menyia-nyiakannya dan tetap berpegang pada kekuatan cinta bersama (#eaaa)

Kejadian seru lainnya di minggu ini terekam pada hari kemarin, tepatnya hari Jumat tanggal 17 Oktober. Ceritanya ada event yang diselenggarakan Bank Indonesia, temanya si seputar sosialisasi tentang Layanan Keuangan Digital dan Money Laundering apalah gitu. Sebenarnya saya tidak punya rencana untuk pergi ke event itu, namun karena satu dan dua hal yang dadakan juga (ibu dosen saya menitipkan laptopnya pada saya yang dengan senang hati bersedia menerimanya) sehingga hadirlah saya dengan teman saya di event itu.
Awalnya malah tidak nyaman dan ingin pergi secepat mungkin dari tempat itu. Bukan kenapa-kenapa sih, tapi sudah mengantuk dan ingin pulang, tapi akhirnya saya tertahan di situ entah berapa lama dengan teman-teman yang lain.

Well, cerita serunya saya duduk bersebelahan dengan dosen-dosen kece yang asik diajak bicara. Tidak seperti di dalam kelas pada saat jam mengajar, di event itu para dosen lebih easy going dan seperti teman :D
Kedekatan mulai terasa saudara-saudara. Hanya saja, saya tetap harus tau batasan antara kedekatan dengan orang lebih tua dan kedekatan dengan teman sebaya.
Walaupun awalnya canggung dan tak banyak bicara, dosen-dosen saya ternyata T.O.P banget >.<
Mereka jiwa muda dan sharing-nya ringan, tidak banyak ngomong tapi sekali ngomong kena di hati. Luar biasa ternyata para dosen saya, dan saya harus lebih banyak belajar dari mereka. Hehehe, terutama saat saya disuruh (tepatnya dipaksa) untuk maju bertanya saat sesi pertanyaan dibuka. Ulalala, inilah saat di mana duduk bersama dosen menjadi penuh tantangan. Ini tidak mudah saudara-saudara, karena ...
1. Kalau tidak maju bertanya, dosen sudah mengancam akan menurunkan nilai saya
2. Dosen-dosen menilai dari keberanian
3. Dosen ternyata suka menantang mahasiswanya. Dosen kece yang duduk di sebelah saya me-request untuk menyebutkan konsentrasi jurusan saya (Perencanaan Pembangunan) saat saya bertanya nanti. ckck

Hahahaha, sebenarnya masih banyak alasan di balik saya maju dan bertanya kemarin, tapi untunglah segalanya saya lewati dengan baik. Sesi tanya jawabnya diakhiri dengan komentar pedas para dosen karena intonasi saya terlalu cepat dan saya harus lebih mengatur cara berbicara saya. Well, untungnya semua itu terlewati dengan sedikit kesempurnaan.. Huhuhuy~

Tidak sia-sia saya ikut kegiatan tersebut. Apalagi saat pulang saya ditraktir ayam lalapan. Nambah deh rasa bahagianya :) :D
Ahahaha...
THANKING FOR MY LORD JESUS CHRIST <3

Komentar

Postingan populer dari blog ini

This is Why I am So Afraid To Lose You!

Ketika Teman Jadi Bangsat !

Yang Berharga Yang Kulepas.