HUMANITY ERROR

Gelisahku ini dipersembahkan oleh hati yang sudah cukup lelah dan logika yang sudah banyak membatasi diri.
Ini cinta, yang selalu membuka diri untuk setiap hati yang mau menerimanya. Cinta yang dengan sabar menunggu ada yang datang menjemput dan merengkuh dengan sejuta rasa. Cinta bukannya tak diundang ataupun datang tanpa permisi, dia hanya diam-diam ingin langsung menempati tanpa perlu diusir pergi. Semakin lama memupuk cinta itu dalam kenyamanan dan semakin bertumbuh tanpa menahan batasnnya.

Kenapa cinta begitu diam-diam bak orang yang bersembunyi dan hendak berlalu tanpa diketahui orang lain?
Karena logika bisa menepisnya kapan saja. Logika kita terlalu berpikir jernih untuk sekedar merasakan keindahan kisah cinta yang selalu indah di dongeng-dongeng pengantar tidur itu. Logika masih berpikir masuk akal untuk tidak membuang-buang banyaknya kesempatan dengan hanya terpaut pada satu cinta, satu rasa, satu orang, dengan berjuta kesakitan.

Cinta bisa saja membutakan hati, tapi cinta tidak bisa menipu logika.

Ada yang bilang pria mencintai dengan logika dan wanita mencintai dengan perasaan. Tidak sepenuhnya benar. Tidak semua laki-laki begitu kokoh untuk mencintai memakai logika, tidak semua wanita begitu rapuh untuk mencintai sebulat perasaan mereka. Kalau memang hanya pria yang mencintai dengan logika, kenapa Romeo harus ada?
Kalau hanya wanita yang mencintai dengan perasaannya yang begitu tulus dan lembut, kenapa Cleopatra bisa menaklukkan Julio Cesar?

Hidup ini tidak stagnan pada satu pernyataan yang hanya didasarkan pengalaman pribadi sekelumut orang yang terbiasa dengan sakit dan membiasakan diri dengan keterpurukan dalam sakitnya. Orang-orang yang terlalu percaya diripun tidak bisa langsung memberikan statement yang menyatakan pihak mereka lebih baik dalam sebuah hal dan pihak lain tidak cukup baik untuk itu.

Humanity.
Kita semua hanyalah manusia, ada saatnya kita merasakan yang tidak orang lain rasakan. Sama halnya dengan pria yang akan mencintai dengan sepenuh jiwa raga dan hatinya atau wanita yang hanya akan mencintai dengan logika sehatnya.

Semua akan berjalan sesuai hukum alam. Tapi, bukan hukum alam buatan tangan manusia...

(L.M)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

This is Why I am So Afraid To Lose You!

Ketika Teman Jadi Bangsat !

Yang Berharga Yang Kulepas.