Breakeven-Point [!]

Pura-puralah kau pernah disakiti. Berhenti meratapi kegelisahan hatimu yang menyangka semua akan berakhir saat ini juga karena tak dapat menerima pahitnya kenyataan.

Pura-puralah bahagia. Anggaplah sudah jadi bagian mutlak tak terbantahkan di mana kamu menerima kesedihan lebih dari yang kamu duga, dan harapan yang kurang memuaskan.

Yakinkan diri bahwa jalan ini telah diatur Yang Empunya dan bahkan kau harus tersenyum bukan karena kamu mau, tapi karena ada yang lebih indah menantimu di ujung lengkungan pelangi itu.

Karena lebih beruntung dirimu menerima bahwa ada satu titik di waktu ini, yang menjadi titik terendah hidupmu. Titik minus yang merosot tajam dari bayanganmu tentang kebahagiaan. Dan saat kamu telah melewatinya, kebahagiaan kedua akan menjemput. Kebahagiaan berlipat ganda yang tak lekang oleh waktu. Dijamin dan pasti.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

This is Why I am So Afraid To Lose You!

Ketika Teman Jadi Bangsat !

Yang Berharga Yang Kulepas.