Yang Terburuk

Saya adalah yang terburuk dari kumpulan yang telah dahulu ada. Keberadaan saya sepertinya tidak memberi dampak kebaikan bagi siapapun, dan malah mengundang cibiran serta ditolak.
Saya tidak merasa perlu menjadi siapa atau apa yang disenangi orang, karena untuk saya bersikap di luar kewajaran diri saya adalah hal paling canggung dan menyebalkan.

Saya bukan yang terbaik di bidang apapun, saya juga bukan yang cantik di antara lainnya. Saya introvert, sangat malas menanggapi orang dan tidak ingin membangun relasi lebih.
Mungkin itu sebabnya saya kesepian. Saya teramat menutup diri untuk lingkungan di luar saya yang sudah di luar kewajaran saya, dan saya tidak ingin lebih dalam memasuki hidup siapapun. Saya sudah cukup dengan diri saya sendiri. Cukup dengan kelelahan ini, cukup dengan pikiran-pikiran ini, cukup dengan tekanan batin ini, dan cukup dengan depresi ini.

Kesepian menjadi hal terburuk dalam setiap detik waktu berlalu. Saya sesak dan merana, tidak tahu harus berbuat apa. Kadang saya iri ketika ada orang memiliki banyak teman, saudara dan kerabat. Mereka saling memperhatikan, saling mendukung dan menyayangi. Apalah diri saya, ketika membutuhkan, sepertinya tidak ada yang hadir. Saya harus berusaha semandiri mungkin menyelesaikan segala hal. Hingga untuk mengeluhpun saya tak bisa.

Baru-baru ini saya merasa ditolak.
Bukan, bukan karena saya menyatakan cinta dan ditolak. Saya seperti ditolak dalam suatu perkumpulan dengan alasan yang tidak saya ketahui, dan dengan cara yang demikian terasa, saya tidak bisa bertahan. Kemudian saya menarik diri, mencari kenyamanan atas keberadaan saya, tanpa mereka, tanpa orang-orang yang mungkin akan menjadi negative vibes untuk saya nantinya.
Tapi entah kenapa, penarikan diri ini membuat saya merasa sendiri. Membuat saya seperti menjalani hidup seorang diri, dan tiada orang yang membantu saya.
Saya kesepian. Secara langsung dan tidak langsung. Untuk itu saya sangat bergantung pada seseorang yang sudah begitu dekat dengan saya, hingga saya merasa tanpanya saya tidak bisa apa-apa.

Benar saja, tanpanya saya tidak bisa apa-apa.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

This is Why I am So Afraid To Lose You!

Ketika Teman Jadi Bangsat !

Yang Berharga Yang Kulepas.