[EXPANDER] - Tindikan Itu Pilihan :)

Halo Hey, Hey Halo :) :D
Sekarang saya akan meng-upload satu gambar yang baru saya capture tadi, ya tentu foto diri saya sendiri. Perhatikan !


Are you see something in my ear? :D
Ya, itu foto yang saya ambil hari ini :)
Yang membuat saya senang sekali, ternyata saya cocok juga memakai anting. Hehehe, tapi itu bukan anting-anting saya sih :/
Ini jadi motivasi tersendiri buat saya untuk menindik telinga saya (mengingat dari kecil saya belum pernah merasakan pakai anting, haduuuhhh nyaris na'as ya saudara-saudara, ckck).

Awalnya saya kira tak cocok memakai anting, tapi setelah dilihat lama-lama, ternyata anting malah membuat saya jadi semakin 'bagus' :D
Dan akhirnya keinginan saya memakai anting jadi makin menggebu-gebu, hehehe.
Heran juga, kenapa ortu tak menindik telinga saya dari kecil dulu. Tapi setelah melihat adik bungsu saya (yang tidak ada tindikan di telinga juga) barulah saya sadar. Ternyata tindik telinga itu bukan hal yang wajib untuk anak perempuan. Tergantung orang tuanya saja, pengen nindik telinga anaknya waktu kecil atau tidak. Kakak sulung saya punya tindikan, malah sekarang tindikannya bertambah, dan dia sepertinya hobi melubangi telinganya itu -_-

Pretty ear

Kebiasaan orang menindik telinga itu ternyata karena banyak faktor.
Yang saya perhatikan dari orang-orang dengan tindikan, ternyata sebagian besar mereka menindik karena ingin menunjukkan identitas sebagai perempuan.
Banyak orang terkejut ketika saya mengatakan saya tak memiliki tindikan, ada yang bilang "masa anak cewek gak tindik telinga sih?", atau "Lah, bukan cewek dong?" etc...
Tapi saya tidak terlalu mengerti dengan pandangan mereka itu. Apa salah jika cewek tidak memiliki tindikan? :/
Sekarang ini tidak ada batasan bahwa cewek saja yang menindik telinga mereka. Di luar sana, bahkan teman-teman saya, banyak yang menindik telinga mereka, dan itu adalah COWOK!
Memang tak salah juga bila mengatakan tindikan di telinga itu untuk menunjukkan jati diri sebagai cewek, karena cewek akan terlihat lebih manis dengan anting di telinganya :)
Tapi sekarang tidak menutup kemungkinan laki-laki menindik telinga. Itu semata bukan karena mau menunjukkan identitas sebagai perempuan loh (hahaha, gubrakkkk!).

Saya sendiri masih bingung, kenapa laki-laki senang menindik telinga mereka. Dan tak hanya sebatas telinga, bahkan tempat lain di area wajah hingga lidahpun ditindik. Mungkin inilah yang dikatakan ajang adu kuat dan trendy dengan tindikan.

😍 

Tapi lumayan lah, cowok kelihatan keren dengan tindikan. Yah, setidaknya tindikan dengan jumlah dan pada bagian yang wajar saja :)
Cowok lebih ganteng kok tanpa tindikan. Lebih kelihatan aura maskulin mereka, hanya saja, keinginan untuk menindik itu tak bisa dilarang kan? Dan terserah saja apakah mereka mau menindik atau tidak.

Kalau ditanya: Apa anda menyukai cowok dengan telinga ditindik?
Jawaban saya adalah tidak. Saya lebih menyukai cowok dengan penampilan biasa-biasa saja, yang bersih terawat tanpa perlu menunjukkan sifat agresifnya melalui beberapa hal yang mungkin di mata orang kurang enak dilihat.
Tapi orang dengan tindikan itu bukan berarti tidak saya sukai, hanya saja selera saya bukan pada cowok dengan tindikan-tindikan (toh saya juga tak punya tindikan, masa cowok yang saya sukai sudah mendahului saya, hahaha).
nope 

Oke. Cukup tentang masalah selera suka cowok bertindik atau tidak. Yang penting tindikan yang wajar dan sesuai etika (wah, nindik aja perlu etika ya?) pastilah tidak akan merusak pemandangan orang-orang di sekitar kita :)

Dan teman-teman yang ingin menindik telinga, saya sarankan agar benar-benar memilih tempat yang baik dan bersih dan sudah terbukti kinerjanya :)
Kalau tidak, resikonya besar untuk telinga kita loh. Bisa-bisa malah infeksi dan tidak bisa memakai anting, dan lagi membuang-buang biaya saja. Jadi, menindik telinga itu juga jadi satu pilihan sulit (saya ini, contohnya).

Hehehe, bagi yang sudah punya tindikan, selamat ya :)
*kapan saya punya tindikan, ya ampun* #Gaje~

Oke, sekian dari saya. Feel enjoy it, okay? :)
Bye bye ...


Komentar

Postingan populer dari blog ini

This is Why I am So Afraid To Lose You!

Ketika Teman Jadi Bangsat !

Yang Berharga Yang Kulepas.