Kepingan Kisah Masa Lalu

Sedang mengulang masa lalu .
Masa lalu yang sangat saya sesali tapi tak bisa saya ulang kembali untuk memperbaiki setiap kesalahan yang telah meruntuhkan harapan asa bersama dia.

Sebenarnya saya sedang merana dan meratapi nasib masa lalu saya. Di telinga saya terngiang suara "kamu tidak cukup kuat untuk tidak menoleh ke belakang".
Ya, saya akui ini bukanlah kekuatan untuk mengubah cerita yang telah lama lalu atau yang sudah jadi kenangan kisah msa lalu. Saya hanya cukup naif untuk tetap menggubris setiap inci kehidupan saya di masa lampau , kehidupan kala ada kenangan begitu menarik yang tak bisa saya abaikan. Jadi, daripada memilih tidur dan meniadakan segala kenangan itu, saya berusaha mengulangnya dalam angan. Dalam asa bahwa akhirnya hal itu menjadi kenangan yang patut untuk diingat.

Dia pernah melantunkan nada indah lewat petikan gitar sarat makna yang membuat saya melambung bagaikan menggapai bintang di langit malam.
Dia membuat saya bagaikan satu-satunya putri di istananya yang megah dan dialah sang raja.
Setiap lantunan nada yang diikrarkan selalu menciptakan senyum, manandakan kebahagiaan yang saya rasa kala dia mempersembahkan karya terindahnya.
Mungkin baginya hal ini cukup biasa karena dia lihai memainkan alat musik , namun bagi saya, itu adalah maha karya terindah yang pernah saya saksikan dan nikmati. Itu adalah alunan tak terbandingkan dengan apapun , itu adalah hal yang membuat saya tak dapat berpaling darinya.

Cerita Istimewa Untukmu
Ketika itu saya kurang begitu paham dengan maksud dari masterpiece yang dipersembahkan untuk saya.
Mengesankan dab memberi ketenangan hati , namun sekaligus menciptakan keraguan dan keengganan yang cukup dalam.
Apakah ini memang dipersembahkan hanya untuk saya ataukah hanya sebagai aingin lalu?
Saya tak ingin berpikir hal terburuk karena saya sangat menikmatinya. Dan selalu ini menikmatinya.

Suatu saat dia hilang dari kehidupan saya dan benar saya bersedih , namun saya masih melanjutkan hidup.
Hari demi haripun saya isi dengan mendengar lebih banyak karya yang sering dia dengarkan namun itu tidak cukup membantu unuk mengingat kembali sosok dirinya.

Lambat laun saya melupakannya. Dia yang akhirnya menghilang ditelan sang waktu.

Namun siapa sangka , dalam kesepian dan keterpurukan dia kembali membawa sejuta senyum. Saya senang dan tak dapat menolak segala yang dapat dia berikan pada saya. Saya dengan senang hati menerimanya dan menjaganya.

Suatu kali dia datang ke rumah dengan membawa cokelat Cadburry. Rasanya aneh karena dia sama sekali tidak mengetahui di mana rumah saya , tapi dia sampai tepat dan benar.
Saya tertawa lagi. Inikah tingkah anehnya yang sebenarnya???
Saya cukup takjub untuk dapat membayangkan aksi nekat selanjutnya. Haha .

Lain lagi saat dia meminum Tebs dan berteriak tak jelas , atau saat saya memakaikan kuteks untuknya dan dia protes bahwa caraku memakaikan sangat tidak rapi. Hahaha , siapa sangka itu menjadi hal yang saya ingat sampai sekarang? :D
Bahkan hal paling konyol adalah hal yang gampang sekali untuk diingat.

Saya senang walau kemudian secara sepihak saya memutuskan menyudahi segalanya karena alasan sepele yang benar-benar absurd.
Dan saya telah menyesali apa yang telah saya putuskan hari itu.

Akhirnya dia menghilang tak ada kabar.
Tak ada karya besarnya.
Tak ada panggilan aneh dan ajaib kami.
Tak ada detakan aneh itu lagi.

Hilang. Semua hilang.

*Kepingan Kisah*

Komentar

Postingan populer dari blog ini

This is Why I am So Afraid To Lose You!

Ketika Teman Jadi Bangsat !

Yang Berharga Yang Kulepas.