Curahan Hati Orang yang Diabaikan :')
Sudah pernah dicampakkan ??
Bila anda orang tidak pernah dicampakkan berarti anda orang yang beruntung. Saya akan sangat iri pada anda dan mungkin akan minta bertukar posisi dengan anda.
Kalau anda pernah merasakan sebaliknya, anda mungkin akan berdoa supaya hal itu tidak terulang kembali. Hal yang membuat anda merasa tak berarti dan selalu dinomorduakan. Itu lumrah, sering terjadi dan akan terjadi kepada siapa saja.
Bila anda menanyakan apa saya pernah dicampakkan atau dinomorduakan, saya akan sangat senang bila itu bukan satu-satunya cadangan pertanyaan yang anda punya. Karena pertanyaan itu akan sangat melukai batin saya...
Jujur saya bukan orang yang sanggup menyimpan segala sesuatu yang berhubungan dengan sakit hati. Saya lebih senang menyiratkannya dalam tingkah laku saya karena itu lebih baik ketimbang saya menutupinya dengan senyuman.
Dicampakkan adalah musuh besar saya. Saya harap hal itu tidak akan datang dalam hidup saya , tapi mengapa hal itu kian mendekati saya dan menghantui saya?
Saya begitu takut dicampakkan atau diikuti oleh rasa tak dianggap. Apa saya kurang begitu berarti hingga hal itu menimpa saya??
Pertanyaan itu selalu hinggap manakala orang-orang mulai menunjukkan rasa antipati mereka yg cukup membuat saya tak nyaman.
Saya takut bila mereka semakin tak mempedulikan saya, maka saya akan dilupakan begitu saja.
Kenyataan bahwa kita diabaikan bisa saja membuat kita menjadi orang yang mengucilkan diri dan tak mau bergaul dengan orang lain.. itulah kenyataan pahit nya.
Orang lain mungkin takkan merasa begitu bersalah karena mengabaikan seseorang tapi bagi orang yang dikucilkan , itu cukup mengganggu. Api yang kecil saja bisa menyebabkan kebakaran besar.
Yang perlu kita tanamkan dalam pikiran kita bila memang kita merasa dikucilkan , dicampakkan dan tidak dianggap adalah bahwa dia bukan satu-satunya orang dalam kehidupan kita yang cukup berarti. Masih ada orang lain di luar sana yang membutuhkan kita lebih daripada dia dan itu mutlak adanya.
Hanya itu.
Simple kan ?
Saya mulai menanamkan hal itu di pikiran saya saat jatuh terpuruk karena mengira tak ada lagi yang peduli. Padahal, masih ada bgitu banyak orang yang mengorbankan waktunya untuk saya...
Itu sungguh mengesanksn :)
Saya move on dan berharap di luar sana orang tak saling mengabaikan satu sama lainnya...
Kalau saja begitu , akan berkurang orang yang merasa hidupnya terpuruk :)
Terima kasih kalian yang mengabaikan dan mencampakkan saya. Saya belajar bahwa di dunia ini kesempatan yg terlewatkan untuk mengabaikan orang lain akan dipakai oleh yg berhak untuk membahagiakan orang yang diabaikan :)
Adios~
Komentar
Posting Komentar