Sampaikan Salamku Untuk Cinta Yang Berlalu

Halo cinta. Apakah kau masih mencintaiku?
Apakah di sela-sela harimu terngiang dirimu akan daku? Apakah kau pernah terganggu dengan pesan-pesan lisan penuh petunjuk tersembunyi?
Aku membayangkan kau menjawab "ya".
Tapi itu sangat semu.

Kadang aku tak seharusnya banyak berharap, karena betapapun harapan itu begitu besarnya, aku akan kecewa.

Tapi aku coba bayangkan kau tersenyum membaca itu, atau mengingat kisah-kisah lama kita. Betapa aku melayang dibuatnya.

Banyak berharap menuntutku membuat ilusi yang takkan tercapai. Mendorongku jauh lebih dalam ke jurang penantian dalam ketidakpastian. Ah, bukan. Hal ini bukan tak pasti. Sudah jelas kau tinggalkanku. Tapi aku dengan bodohnya mengharapkan.

Bahkan saat tertawa dengan teman-teman, ada bayangan senyummu dalam benak. Begitu dalam dan jelas. Bagaikan nyata. Tapi tak terjangkau.

Sampaikan salam pada cintaku yang berlalu. Aku hanya ingin dia tau betapa aku masih berharap, menanti dan menunggu seperti anak kecil yang tersesat dan menunggu sang orangtua menjemputnya.
Takut ini, sakit ini, semua tertampung dalam ketidakseimbangan hidupku lagi. Separuh jiwa yang pergi. Aku masih berharap.

Komentar

  1. Sampai detik ini aku msih tersenyum dngan wajahmu.n masih tetap sendiri disini.tpi sayang kamu tak sabar menungguku :')

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

This is Why I am So Afraid To Lose You!

Ketika Teman Jadi Bangsat !

Yang Berharga Yang Kulepas.