Saranghaeo
Saya cinta kamu...
Hal pertama yang ingin aku katakan pada orang yang sangat aku cintai...
Aku tahu bahwa aku tak punya cukup keberanian untuk mengatakan hal itu langsung pada orang yang dimaksud, sehingga kadang aku hanya bisa terpana menatapnya tanpa banyak bicara. Itulah yang menyebabkan orang yang kusukai menganggap diriku sangat sombong dan membenci dirinya.
Padahal kenyataannya lain. Aku bahkan tak pernah sungkan untuk menangisi orang yang kusukai bila dia pergi atau sekedar bicara dengan cewek lain. Nyatanya orang yang kusukai itu bukanlah siapa-siapaku...
Entah apa yang merasuki diriku sekarang. Aku bahkan tak selalu terpana menatap orang yang aku sukai lagi. Aku tersenyum dan memberi sejuta sengatan listrik untuk orang itu tanpa berpikir akan mendapatkan respon yang baik dari orang yang dimaksud...
Cukup sudah semua yang telah kulalui tanpa tujuan pasti. Sekarang aku berubah untuk diriku sendiri, bukan untuk orang yang kusukai atau untuk cinta butaku...
Aku tak ingin terpuruk selamanya dengan beranggapan bahwa cinta untukku akan datang padanya. Aku hanya bisa mengatakan pada diriku sendiri bahwa cinta yang aku nantikan harus aku kejar dengan susah payah, dan setelah semuanya terlewati, itu bahkan akan menjadi hal biasa dalam hidup ini...
Patah hati sudah jadi hal biasa sejak aku duduk di bangku SMP.
Banyak orang yang kusukai ternyata tak pernah menoleh sedikitpun padaku atau menganggap aku ada di dekat mereka. Yang mereka tahu, mereka harus mengejar cinta mereka sendiri sebelum cinta itu hilang. Yeah, sedih memang kalau harus memikirkan bahwa cinta kita bertepuk sebelah tangan. Tapi sakit hati itu membuat kita memiliki kekuatan tersendiri bila nanti kita tergores luka lagi.
Aku pernah merasakan patah hati lebih dari 5 kali, dan itu semua membuat aku lebih berlapang dada bila nantinya ada yang membuatku patah lagi. Dan sekarang aku telah belajar untuk membuat orang sakit hati! Bukan kemauan otakku, tapi kemauan dagingku yang mengatakan hal itu pada dan akhirnya kuturuti saja apa maunya. Semula rasa bersalah selalu muncul, tapi kemudian aku tahu bahwa semua ini akan aman terkendali bila aku bisa pandai menjaga rahasia seumur hidupku ini...
Bila nanti aku sudah mulai melupakan luka hatiku, maka dengan senang hati aku akan melupakan semua cintaku juga. Tak peduli cinta itu manis atau pahit... selama aku telah berhasil merasakannya, aku akan berusaha pula untuk membuat itu semua jadi kenangan indah...
To my first love, I love you more than the boy who like me...
You are the best and greatest one in my heart, but you also make my heart feel the pain!!!
Thanks very much...
For my first boy, I love you always! You will be in my deep heart!
For you, I'll do anything... But, you also make my life is better than last life...
I love you my couple, because of you I feel like the true woman!
I feel it in myself, and you also make me always smile and shy...
Just can say, My First Love, My First Boy, My Best Couple : you all always in my heart!!!
Hal pertama yang ingin aku katakan pada orang yang sangat aku cintai...
Aku tahu bahwa aku tak punya cukup keberanian untuk mengatakan hal itu langsung pada orang yang dimaksud, sehingga kadang aku hanya bisa terpana menatapnya tanpa banyak bicara. Itulah yang menyebabkan orang yang kusukai menganggap diriku sangat sombong dan membenci dirinya.
Padahal kenyataannya lain. Aku bahkan tak pernah sungkan untuk menangisi orang yang kusukai bila dia pergi atau sekedar bicara dengan cewek lain. Nyatanya orang yang kusukai itu bukanlah siapa-siapaku...
Entah apa yang merasuki diriku sekarang. Aku bahkan tak selalu terpana menatap orang yang aku sukai lagi. Aku tersenyum dan memberi sejuta sengatan listrik untuk orang itu tanpa berpikir akan mendapatkan respon yang baik dari orang yang dimaksud...
Cukup sudah semua yang telah kulalui tanpa tujuan pasti. Sekarang aku berubah untuk diriku sendiri, bukan untuk orang yang kusukai atau untuk cinta butaku...
Aku tak ingin terpuruk selamanya dengan beranggapan bahwa cinta untukku akan datang padanya. Aku hanya bisa mengatakan pada diriku sendiri bahwa cinta yang aku nantikan harus aku kejar dengan susah payah, dan setelah semuanya terlewati, itu bahkan akan menjadi hal biasa dalam hidup ini...
Patah hati sudah jadi hal biasa sejak aku duduk di bangku SMP.
Banyak orang yang kusukai ternyata tak pernah menoleh sedikitpun padaku atau menganggap aku ada di dekat mereka. Yang mereka tahu, mereka harus mengejar cinta mereka sendiri sebelum cinta itu hilang. Yeah, sedih memang kalau harus memikirkan bahwa cinta kita bertepuk sebelah tangan. Tapi sakit hati itu membuat kita memiliki kekuatan tersendiri bila nanti kita tergores luka lagi.
Aku pernah merasakan patah hati lebih dari 5 kali, dan itu semua membuat aku lebih berlapang dada bila nantinya ada yang membuatku patah lagi. Dan sekarang aku telah belajar untuk membuat orang sakit hati! Bukan kemauan otakku, tapi kemauan dagingku yang mengatakan hal itu pada dan akhirnya kuturuti saja apa maunya. Semula rasa bersalah selalu muncul, tapi kemudian aku tahu bahwa semua ini akan aman terkendali bila aku bisa pandai menjaga rahasia seumur hidupku ini...
Bila nanti aku sudah mulai melupakan luka hatiku, maka dengan senang hati aku akan melupakan semua cintaku juga. Tak peduli cinta itu manis atau pahit... selama aku telah berhasil merasakannya, aku akan berusaha pula untuk membuat itu semua jadi kenangan indah...
To my first love, I love you more than the boy who like me...
You are the best and greatest one in my heart, but you also make my heart feel the pain!!!
Thanks very much...
For my first boy, I love you always! You will be in my deep heart!
For you, I'll do anything... But, you also make my life is better than last life...
I love you my couple, because of you I feel like the true woman!
I feel it in myself, and you also make me always smile and shy...
Just can say, My First Love, My First Boy, My Best Couple : you all always in my heart!!!

Komentar
Posting Komentar