ABOUT "GITA WIRJAWAN" (INSPIRATION PEOPLE)

Happy Sunday guys :)
Wish have a great Sunday ...

Oke, hari ini sedang terjadi kudeta hati antara saya dan seseorang yang kukagumi ... Yahh, siapa lagi kalo bukan Bapak Gita Wirjawan .
Hehehe , I wanna share all about Gita Wirjawan. :)
Berhubung saya sangat mengagumi (baca: fans fanatik) beliau, jadi yang kepikiran belakangan ini hanya menulis tentang dia.. Here we go
*ketik-ketik*




1. BIODATA
 
Gita Wirjawan (GW) yang nama lengkapnya adalah Gita Irawan Wirjawan,
lahir di Jakarta pada tanggal 21 September 1965. Itu berarti pada tahun ini (2014) beliau telah berumur 49 tahun.
Beliau merupakan putra dari pasangan Wirjawan Djojosoegito (almarhum) dan Paula Warokka Wirjawan.
Gita Wirjawan adalah orang yang mencintai golf di usia 10 tahun dan mencintai jazz di usia 13 tahun. Matematika dan musik adalah dua mata kuliah utama yang dipelajarinya di Amerika. Namun ibunya Paula Warokka tak suka dia belajar musik karena khawatir akan susah mencari pekerjaan nantinya. Maka dari itu Bapak GW mengambil kuliah ekonomi, sebuah bentuk kecintaannya pada sang ibu :)

2. PECINTA MUSIK JAZZ & OLAHRAGA GOLF
Sebagai pencinta musik jazz, Gita mendirikan music production house bernama Omega Pacific Production dengan lebih banyak album bercorak jazz. Beberapa lagu dalam album-album itu dia tulis atau aransemen sendiri.
Selain memproduksi album jazz, Gita mengeluarkan album pop, seperti Tompi, Bali Lounge II, dan album Dewi Lestari.

Bapak GW yang juga adalah pencinta olahraga golf mendirikan sekolah Ancora Golf untuk mencari bibit pegolf muda dari Indonesia. Murid-murid Ancora Golf dididik instruktur dari Singapura untuk dipersiapkan mewakili Indonesia dalam kompetisi internasional.
Tak hanya itu, biaya hidup murid Ancora juga ditanggung Gita. Gita juga menyiapkan asrama bagi anak didiknya. Asrama itu bahkan dilengkapi fasilitas seperti televisi plasma, Wi-Fi, dan penyejuk udara.

3. FIGHTING FOR SOMETHING :)
Gita telah menempuh pedidikan di luar negeri semasa mudanya. Beliau menghabiskan masa remaja di Bangladesh dan India mengikuti orang tuanya karena ayahnya diberi tugas sebagai perwakilan Indonesia di WHO (karena ayahnya adalah dokter kesehatan masyarakat).
Ternyata, untuk berkuliah di Amerika Serikat, Gita Wirjawan juga mengalami banyak persoalan dan kesulitan. Ayahnya saat itu sudah pensiun dan memberinya bekal tidak lebih dari seperempat biaya kuliah di sana. Tapi di saat sulit seperti itu, beliau selalu teringat kata-kata Winnie the Pooh:

"You're bigger than what you think you are".


Di masa sulit saat berkuliah, beliau menunjukkan kegigihannya. Gita Wirjawan pernah menjadi pembersih toilet, pencuci piring di restoran, supir hingga sempat berjualan kulit ular.
Di sela-sela libur kuliah, dia juga rajin memberi les piano.
Saat itulah Gita bertemu pertama kalinya dengan Yasmin Stamboel, cucu pahlawan Otto Iskandar Dinata yang kemudian menjadi istrinya :)
Dengan beasiswa musik yang diperolehnya, Gita berhasil memberi kebanggaan untuk ibunya dengan tiga gelar bidang akuntansi, administrasi bisnis dan ilmu administrasi publik.
 sebelum kemudian menempuh pendidikan lagi di Amerika Serikat , Harvard University, Amerika Serikat pada tahun 2000.


Bapak GW menempuh pendidikan S-1 di University of Texas Amerika Serikat dan mendapatkan Bachelor Degree in Accounting (BBA) pada tahun 1988. Gita meraih lisensi Certified Public Accountant untuk negara bagian Texas.
Untuk memperluas pengetahuannya, Gita melanjutkan pendidikan Master of Business Administration (MBA) yaitu kuliah S-2 pertamanya di Baylor University pada tahun 1989. Di sini, Bapak GW mengambil jurusan administrasi bisnis.
Setelah selesai kuliah, beliau sempat pulang dan berkarier di Indonesia bekerja di Citibank. Pada 1999.
Dan kemudian mengambil kuliah S-2 jurusan Public Administration (Administrasi Publik) di Harvard University dan memperoleh gelar Master of Public Administration (MPA) di Kennedy School of Government pada 2000.

4. JIWA PENGUSAHA (DAN JIWA PEMIMPIN)
Selesai S-2 beliau bekerja di Goldman Sachs (Singapura) yaitu bank yang didirikan  Marcus Goldman. Bapak Gita bekerja di sana hingga tahun 2004.
Lalu di tahun berikutnya pindah ke ST Telekomunikasi di Singapura hingga 2006.Gita kemudian bekerja di JP Morgan Indonesia sebagai direktur utama.
Must to know aja, beliau adalah pengusaha asal Indonesia :)
Pada 2008, Bapak GW mendirikan perusahaan Ancora Capital, yaitu perusahaan investasi di bidang sumber daya dan pertambangan. Ia mendirikan perusahaan tersebut setelah ia memutuskan mundur dari kursi Presiden Direktur JP Morgan Indonesia yang ia jabat 2006-2008.
Kekuatan relasi yang ia bangun sejak kuliah di Harvard membuahkan kesuksesan dalam mengelola perusahaannya. Serta dapat dibuktikan ketika dalam hitungan bulan, Ancora berhasil mengambil alih sebagian saham beberapa perusahaan besar seperti PT Bumi Resources Tbk.
Wow, awesome! Isn't it ?? :D

Selain itu, Bapak GW juga merupakan salah satu komisaris PT Pertamina.

5. MENTERI PERDAGANGAN
Pada tanggal 18 Oktober 2011, berkaitan dengan reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu II, Gita Wirjawan diangkat sebagai Menteri Perdagangan menggantikan Mari Elka Pangestu. Dengan pengalaman bisnis dan pasar modal yang benar-benar cemerlang. beliau memberikan jalan yang cukup mulus dalam perdagangan Indonesia, walau kita tau masih terdapat banyak persoalan dan carut marut.
Pada 31 Januari 2014, ia menyatakan mundur dari posisinya sebagai Menteri Perdagangan di Kabinet Indonesia Bersatu II untuk fokus ke Konvensi Partai Demokrat 2014. Ia digantikan oleh Muhammad Lutfi.

6. KEBANGKITAN BULU TANGKIS INDONESIA
Pada tanggal 14 Desember 2012, Gita resmi menjabat sebagai Ketua PBSI periode 2012-2016. Ketika Gita diangkat menjadi Ketua PBSI, Indonesia baru saja terkena skandal memalukan di Olimpade London yang menyebabkan tim nasional didiskualifikasi karena ketahuan sengaja kalah untuk mencari lawan lebih mudah di babak berikutnya. Sejak 2007, Indonesia juga tak pernah menang di final kejuaraan dunia.

Dalam waktu setahun, bulutangkis Indonesia kembali berkibar. Salah satu prestasi membanggakan adalah pada 2013 ketika dua pasangan Indonesia menyabet dua medali emas di Kejuaraan Dunia di Cina, di mana saat kemenangan itu diraih di kandang Cina, di hadapan ribuan penonton Cina fanatik, sementara Indonesia hanya didukung oleh sekitar 35 penonton.

Sekian tulisan saya :)
Bagi saya, Bapak Gita Wirjawan adalah seorang idealis yang memiliki pemikiran "mahal". Saya selalu tergugah dengan pemikirannya, terutama menyangkut perekonomian karena hal-hal yang menjadi buah pemikirannya tersebut membawa dampak yang baik bagi perekonomian bangsa :)
Maju terus Pak.
Ayo, Gita bisa ! :)
God bless you ...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

This is Why I am So Afraid To Lose You!

Ketika Teman Jadi Bangsat !

Yang Berharga Yang Kulepas.