MASALAH KEPENDUDUKAN DI AMERIKA SERIKAT (UNITED STATE OF AMERICA)


Ini merupakan hasil diskusi dan telah dipresentasikan di depan dosen dan teman-teman mahasiswa di jurusanku, Ekonomi Pembangunan dengan konsentrasi Pembangunan Daerah.
Kerja kelompok kami ini membuahkan hasil yang bisa dibilang baik, meski banyak kekurangannya :)
Oke, jangan terlalu banyak basa-basi.. Silahkan di read, dan kalo bisa sih di-share bila memang perlu ...
Cekidot guys :)


MASALAH KEPENDUDUKAN DI AMERIKA SERIKAT (UNITED STATE OF AMERICA)

Saat ini, dunia yang kita tempat memiliki 195 negara dengan jumlah penduduk (populasi) sebanyak 7,095,217,980 jiwa (menurut CIA World Factbook Tahun 2013). Republik Rakyat China menempati urutan pertama dengan jumlah penduduknya sekitar 1,3 milliar jiwa atau tepatnya adalah 1,349,585,838 jiwa.
Sedangkan Amerika Serikat memiliki jumlah penduduk 316,668,567 jiwa yang tinggal di wilayah dengan luas 9,826,675 km2.. Angka ini merupakan 4,5% dari jumlah penduduk dunia dan merupakan urutan ke-3 penduduk terbanyak di dunia setelah China dan India.
Amerika Serikat merupakan negara industri terbesar nomor satu di dunia. Amerika Serikat mempunyai kawasan The Black Country, yang berpusat di Pittsburgh sebagai industri baja. Amerika Serikat terdiri atas 50 negara bagian (negara federal),
Sebagai negara maju,  Amerika Serikat tentu memiliki berbagai macam jenis perekonomian yang menjadi tolak ukur pada negara-negara lain. Jenis perekonomian tersebut antara lain :
1.        Pertambangan
Bahan-bahan tambang yang penting untuk industri hampir semua terdapat di Amerika Serikat dan jumlahnya pun cukup besar, antara lain adalah tembaga, batu bara, uranium, timah hitam, dan fosfat. Hasil-hasil tambang lainnya yang juga terdapat di sana adalah minyak bumi, gas alam, bijih besi, seng, emas, bauksit, dan lain-lain. Meskipun jumlah bahan tambang tersebut melimpah, Amerika Serikat tetap harus mengimpor sebagian untuk kebutuhan industri.

2.    Pertanian dan Peternakan
Perekonomian Amerika Serikat didukung pula oleh sektor pertanian, umumnya dilaksanakan secara ekstensif, yaitu pengusahaan pertanian dengan menggunakan mesin-mesin (teknologi pertanian modern). Daerah pertanian di Amerika Serikat utamanya berada di bagian tengah dan timur. Hasil- hasil pertanian, antara lain berupa gandum, jagung, kapas, dan tembakau. Daerah penanaman gandum di Amerika Serikat disebut wheat belt. Hasil-hasil pertanian lainnya adalah gula tebu, padi, buah- buahan, gula bit, kentang, dan lain-lain. Selain itu, Amerika Serikat mengusahakan peternakan seperti biri-biri, babi, dan unggas. Peternakan itu diusahakan secara ekstensif dan intensif.
3.    Perindustrian
Amerika Serikat memiliki berbagai jenis industri yang tersebar dibeberapa daerah. Di antaranya:
a.    Besi dan baja
b.    Mesin – mesin
c.    Pesawat terbang
d.    Mobil
e.    Kapal
f.     Alat – alat listrik
g.    Bahan – bahan Kimia

4.    Perdagangan
Amerika Serikat menjalin hubungan dagang dengan para mitra dagang di seluruh dunia. Barang-barang yang diimpor Amerika Serikat, antara lain berupa pakaian jadi, minyak bumi, kayu, dan lain-lain. Adapun ekspornya berupa mesin-mesin, mobil, alat-alat elektronik, pesawat terbang, kapal, peralatan senjata, bahan kimia, serta makanan dan minuman berkemasan kaleng.

Bentuk Pemerintahan Amerika Serikat merupakan negara federal. Ibukota Amerika Serikat adalah Wshington DC (Distric of Columbia). Bentuk pemerintahan Amerika Serikat adalah Republik dengan kepala negara presiden yang dipilih setiap empat tahun sekali. Amerika Serikat juga memiliki badan legislatif yang disebut Kongres, terdiri atas dua badan, yaitu Senat dan Dewan Perwakilan Rakyat (House of Representatives). Presiden Amerika Serikat yang menjabat saat ini adalah Barack Obama dan wakilnya Joe Biden.
Penduduk Amerika Serikat menganut berbagai macam agama, yakni Protestan, Katolik, Yahudi, Islam, Hindu, Budha, dan lain-lain.
Amerika Serikat memiliki banyak sumber daya mineral, seperti emas, minyak, batu bara dan endapan uranium. Amerika Serikat juga memproduksi mobil, pesawat terbang dan benda elektronik, sehingga sekitar 3/4 penduduk Amerika Serikat bekerja di bidang industri jasa.
Penduduk Amerika Serikat sangat heterogen. Hampir semua bangsa di dunia ada di negeri ini. Kepadatan penduduk rata-rata 29 orang/km2. Sebagian besar dari penduduknya tinggal di kota-kota, seperti New York (kota terbesar di dunia), Washington DC, Boston, dan Philadelphia yang merupakan kota-kota yang padat penduduknya. Penduduk Amerika Serikat terdiri atas orang kulit putih, Negro, dan etnis penduduk lainnya yang berasal dari berbagai negara di dunia. Penduduk asli Amerika adalah orang-orang Indian.
Kemajuan perekonomian Amerika Serikat tidak lepas dari sumber daya alam yang melimpah serta pengolahan sumber daya manusia yang dioptimalkan dengan baik. Selain itu, pemerintah juga mengembangkan infrastruktur dengan baik. Sebagai negara produsen terbesar, Amerika Serikat pun memiliki produktivitas yang tinggi.
Hampir semua negara menjalin kerja sama dengan Amerika, baik dalam hal ekonomi, militer, hingga pendidikan. Amerika Serikat merupakan dewan tetap keamanan PBB dan anggota OECD yang merupakan organisasi kerja sama yang bergerak dalam bidang ekonomi. Kekuatan militer negara ini juga sangat kuat dengan didukung oleh perkembangan teknologi persenjataan yang sangat maju, kuat, dan modern.
Produk Domestik Bruto (PDB) nominalnya tercatat sebesar $15,8 triliun yang merupakan seperempat dari PDB nominal dunia. Lima rekan dagang utama AS adalah Uni Eropa, Kanada, Cina, Meksiko, dan Jepang.
Pendapatan per kapita (KKB) merupakan yang tertinggi keenam di dunia. AS juga merupakan produsen minyak bumi terbesar ketiga dan produsen gas alam terbesar kedua di dunia. Negara ini juga merupakan negara dagang terbesar kedua setelah Cina. Pada tahun 2010, Amerika Serikat masih menjadi negara pabrikan terbesar, dengan seperlima hasil pabrikan dunia berasal dari AS. Dari 500 perusahaan terbesar di dunia, 132 bermarkas di AS. Selain itu, Amerika Serikat memiliki pasar finansial terbesar dan paling berpengaruh di dunia. Sekitar 60% cadangan mata uang global diinvestasikan dalam dollar AS, sementara 24% diinvestasikan dalam Euro. Investasi asing langsung di Amerika Serikat tercatat sebesar $2,4 triliun. Investasi Amerika Serikat di negara lain berjumlah $3,3 triliun. Pasar tenaga kerja juga menarik imigran dari seluruh dunia.

MASALAH PENDUDUK DI AMERIKA SERIKAT :
Walaupun Amerika Serikat merupakan negara maju yang PDB dan KKB yang besar, tapi negara ini tak lepas dari permasalahan kependudukan. Mengingat Amerika Serikat merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar ke-3 setelah China dan India, tak mengherankan bila terdapat permasalahan yang mempengaruhi negara tersebut. Faktor-faktor yang menyebabkan munculnya masalah kependudukan di Amerika Serikat, antara lain :

1.    Pendidikan
Masalah pendidikan yang dihadapi masyarakat dan pemerintah Amerika Serikat adalah :
  1. Dinamika perubahan sosial masyarakat Amerika Serikat yang terjadi dalam beberapa dekade terakhir sangat mempengaruhi pendidikan. Mulai dari tingkat pra sekolah sampai ke perguruan tinggi.
  2. Masyarakat Amerika Serikat saat ini dihadapkan pula pada masalah tingkat perceraian keluarga yang sangat tinggi. Akibatnya adalah makin banyak anak-anak yang hidup atau tinggal dengan satu orang tua (umumnya dengan ibu) yang mau tidak mau harus bekerja untuk hidup mereka.
  3. Sistem pendidikan Amerika Serikat memiliki berbagai badan-badan resmi yang berfungsi sebagai instrumen monitoring dan evaluasi pendidikan. Berdasarkan hasil penelitian dan informasi yang dikumpulkan diketahui bahwa kualitas pendidikan Amerika Serikat mengalami kemunduran yang cukup serius.
2.    Kesehatan
Di Amerika Serikat sebagian besar pelayanan kesehatan dikelola oleh pihak swasta. Biro Sensus AS (The US Censuss Beureau) mencatat bahwa pada tahun 2009 masih terdapat 50,7 juta penduduk atau sekitar 16,7% masyarakat AS yang tidak tersentuh oleh program asuransi. Sebagian besar dari mereka adalah masyarakat kalangan menengah ke bawah yang tidak diperhatikan oleh perusahaan asuransi karena dianggap kurang menguntungkan perusahaan, sehingga banyak perusahaan yang bangkrut karena pembiayaan kesehatan sangat mahal maka banyak rakyat AS yang menuntut diadakannya reformasi dalam hal kesehatan.
Anggaran kesehatan di AS sudah terlalu tinggi  dan diperkirakan akan terus meningkat, yang membuat makin banyak rakyat AS  tak akan mampu membayar biaya pengobatan ketika sakit. Sistem pembiayaan masih berbasis fee for service yang memang cenderung akan makin mahal.
Tingkat kesehatan penduduk Amerika adalah yang terburuk dibandingkan negara-negara lain di dunia.
National Research Council and the Institute of Medicine merilis sebuah laporan yang menyatakan bahwa Amerika memiliki angka kematian di usia muda yang sangat tinggi dibandingkan negara-negara kaya lainnya, seperti Australia, kanada, Jepang, dan beberapa negara di Eropa Barat.
Jumlah pasien yang mengembangkan penyakit tidak menular dan angka cedera penduduk Amerika juga lebih tinggi dibanding negara-negara lain. Masalah kesehatan yang dihadapi bahkan tidak memandang usia dan semua orang memiliki risiko kesehatan yang sama besar. Masalah kesehatan yang harus dihadapi termasuk kematian bayi dan berat lahir bayi yang rendah, kecelakaan dan pembunuhan, kehamilan remaja, penyakit menular seksual, obesitas, diabetes dan penyakit jantung dan  kebanyakan masalah kesehatan mempengaruhi anak-anak dan remaja.

3.    Pengangguran
Meski dijuluki sebagai negara adidaya yang menguasai perekonomian di dunia, rupanya Amerika Serikat juga tak lepas dari permasalahan ekonomi. Salah satu sebabnya adalah angka pengangguran yang semakin meningkat. Hal ini salah satunya merupakan dampak dari perang Irak dan Afganistan.
Pengangguran mencapai 7,7% atau 12 juta orang yang turun 0,2%, sementara tingkat pengangguran juga meliputi kekurangan pekerjaan mencapai 14,3% atau 22,2 juta. Terdapat sekitar 643.000 tuna wisma, dan dua per tiga di antaranya tinggal di tempat perlindungan darurat atau program perumahan transisional, sementara sisanya tinggal di jalan, bangunan yang ditinggalkan, atau tempat lain yang tidak layak.

4.    Kemiskinan
Kemiskinan ekstrem, yaitu rumah tangga dengan pendapatan kurang dari $2 per hari, bertambah dua kali lipat dari angka pada tahun 1996 menjadi 1,5 juta rumah tangga pada tahun 2011, termasuk 2,8 juta anak. Pada tahun 2013, kemiskinan anak-anak mencapai rekor tertinggi, dengan 16,7 juta anak-anak hidup dalam rumah tangga yang makanannya tidak pasti, sekitar 35% lebih tinggi dari angka pada tahun 2007.

5.    Menurunnya Pertumbuhan Ekonomi
Amerika Serikat menghadapi kelesuan ekonomi. Bahkan pada kuartal akhir 2012 pertumbuhan ekonomi hanya sebesar 0,4 persen. Perlambatan pertumbuhan ekonomi akhir 2012 itu di luar perkiraan kalangan ekonom.
Pada awal 2013, krisis moneter yang terjadi di Amerika Serikat ini terlihat dari anjloknya nilai indeks dollar Amerika Serikat dari angka 79.92 ke 78.91. para investor asing kini mayoritas beralih ke negara-negara Eropa yang dinilai lebih memiliki peluang besar dalam pertumbuhan ekonomi.
Krisis yang terjadi di Amerika Serikat tentu saja berdampak pada keadaan masyarakat Amerika. Bahkan, masyarakat pun merasa kecewa dengan kepemimpinan Barack Obama, sosok pemimpin dari Partai Demokrat. Kelesuan ekonomi juga terjadi pada kegiatan ekspor dan impor. Ekspor pada periode Januari-Maret turun 1,1 persen, sedangkan impor berkontraksi 0,4 persen. Penurunan yang cukup tajam terjadi pada investasi bisnis, yakni sebesar 8,3 persen, dari perkiraan sebelumnya berkontraksi 3,5 persen.


6.    Kepadatan Penduduk
Pertambahan penduduk yang meningkat sedemikian cepat merupakan suatu ancaman bagi kehidupan. Sedemikian bertambah anak manusia, sedemikian pula harus bertambah fasilitas hidup, termasuk di antaranya lahan untuk pemukiman dan pertanian. Dengan demikian semakin padatlah penduduk planet bumi, seiring dengan itu, semakin sempitlah lahan buat pemukiman dan pertanian. Selain lahan, mereka juga akan membutuhkan berbagai sumber daya alam, untuk menunjang kebutuhan hidupnya.
Semakin banyak sumber – sumber alam yang dikomsumsikan oleh umat manusia, semakin cepat pula terkurasnya cadangan sumber-sumber daya alam di perut bumi.
Pada sisi lain apabila secara terus-menerus umat manusia mengkonsumsi sumber-sumber alam, semakin berkembang dan semakin pekatlah unsur-unsur polutan di darat, di perairan bahkan di udara. Pertambahan penduduk mengakibatkan:
• Kepadatan penduduk lahan semakin sempit
• Kebutuhan bertambah (sandang, Pangan, perumahan pekerjaan) perlu biaya yang besar
• Meningkatnya polutan bagi umat manusia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

This is Why I am So Afraid To Lose You!

Ketika Teman Jadi Bangsat !

Yang Berharga Yang Kulepas.