Selamat Paskah / Happy Passover
He isn't here! He is risen from the dead, just as he said would happen. Come, see where his body was lying. (Matthew 28:6)
Hello guys :)
Akhirnya ini Minggu, Minggu setelah Jumat Agung yang artinya ini adalah Hari Paskah.
Selamat Paskah untuk kita semua :)
Hari ini benar-benar menguras tenaga, man!
Kami ikut pawai obor yang dilaksanakan oleh Gereja Imanuel Oepura, pada pagi-pagi benar (tepatnya pukul 02.00 dini hari)
Saya yang terbiasa insomnia dan baru jatuh tertidur pada pukul 12 tengah malam tidak memiliki banyak waktu tidur, tapi untungnya saya masih punya semangat untuk ikut pawai tersebut :)
Sebelum pawai, saya dan mama baptis serta kakak saya Zhally, adik-adik pemuda rayon saya Maya dan Melan serta sepupu saya Maura sempat ikut Malam Puji-Pujian di Kuanfau (sempat nyasar karena alamat yang tertera di undangan sedikit membingungkan, tapi tetap sampai tempat tujuan sih).
Itupun ditempuh dengan jalan kaki, dan... saya hampir cedera engkel saudara-saudara -_-
But, the time is must goes on...
Kami akhirnya pulang setelah beberapa saat duduk dan bernyanyi di Malam Puji-Pujian itu :)
Lalu setelah tidur beberapa saat, barulah kami berangkat menuju lokasi start pawai obor, yang saat itu dinamai Jalan KaKi (Jalan Kesengsaraan dan Kemuliaan).
Well, rutenya yang panjang dan mendaki gunung-lewati lembah, membuat saya seperti kehabisan napas dan butuh P3K!
Walaupun sempat merasa capek dan haus, tapi di tengah jalan kami disuguhi beberapa kembang api. Senang sekali, merasa terhibur.
Setelah berjam-jam perjalanan, pukul 05.00 akhirnya kami tiba di gereja. Capek, man!
Saya letih dan lunglai (haha, lebay) tapi kami masih melanjutkan dengan Kebaktian Paskah Pertama.
Kebaktian itu diakhiri dengan pembagian telur Paskah.
Jadi ingat waktu kecil, masih jadi murid Sekolah Minggu, tiap kali Paskah kami mencari telur Paskah yang disembunyikan para guru Sekolah Minggu yang sebenarnya menaruh telur-telur itu di tempat yang mudah dicari :D
Hehe , kejadian yang lucu sekali. Para orangtua tak diizinkan membantu mencari telur, dan bayangkan saudara-saudara, mencari telur Paskah seperti memburu mangsa! Insting memburu kami masing-masing timbul, dan mencari dengan wajah kelaparan (wahh, itu macan kali ya hehehe..)
Moment Paskah itu tak bisa dilupakan :)
Meski sudah bertahun-tahun dirayakan dengan cara berbeda-beda. Tapi seluruhnya membawa kenangan tersendiri...
Thank You God,You gives us You only Son to clean our sins.
I love You, Jesus... Because You died for me and raise again .
Sekilas Info:
By the way, setelah sempat mengucapkan Selamat Paskah dalam Bahasa Inggris yang kalo umumnya kita ketahui seperti ini: "Happy Easter", ternyata salah besar.
Sebaiknya kita jangan mengucapkan Happy Easter lagi untuk Paskah, ya? :)
Kenapa?
Ini alasannya:
Dalam Alkitab, kata Paskah diterjemahkan sebagai "Passover", dan bukan "Easter" (Matthew 26:17).
Kata Easter berasal dari kata "Ishtar", yaitu kebangkitan seorang dewa bernama Tamus. Nah, pasti good people belum tau kan siapa itu Tamus? :)
Nah, saya lanjutkan dulu ya, asal usul kenapa tak boleh bilang Happy Easter pas Hari Paskah.
Salah satu anak Nabi Nuh bernama Ham, memiliki seorang anak bernama Kush.
Kush menikah dengan seorang wanita bernama Semiramis.
Anak dari Kush dan Semiramis memiliki putra bernama Nimrod (baca di Kejadian 10:8-10).
Nimrod dalam bahasa Ibrani artinya pemberontak. Dia inilah pencipta sistem Babilonia dan yang perama kali memperkenalkan Satanic Worship.
Nah Nimrod ini bersetubuh dengan ibu kandungnya sendiri dan kemudian melahirkan anak yang bernama Tamus.
Ketika Nimrod meninggal, Semiramis menghasut para pengikutnya dengan mengatakan bahwa Nimrod telah naik ke takhtanya di matahari dan harus dipuji sebagai baal.
Catatan: Menurut Kamus Alkitab, Baal artinya "tuan", kemudian gelar dewa-dewa penduduk asli tanah Kanaan yang ditentang para nabi Tuhan dalam Perjanjian Lama. Ciri-ciri khasnya ialah menjamin kesuburan. Karena itu Baal sering disembah orang Israel sendiri .
Lanjut cerita ya, good people :)
Semimaris menyatakan bahwa ia datang ke bumi melalui peristiwa di mana dia turun dari bulan dan mendarat di Sungai Efrata.
Setelah itu, peristiwa itu dinamai Ishtar - Easter.
Jadi good people, ini bukanlah sebuah larangan untuk kita agar tidak bicara "Happy Easter".
Tapi ini lebih kepada memberitahukan sesuatu yang tepat untuk diucapkan.
Makanya, mulai sekarang mari kita mengucapkan "Happy Passover" sesuai kitab suci, dan bukan "Happy Easter" :)
Oke, terima kasih untuk perhatinnya teman-teman.
Sekali lagi, Happy Passover yaa~
God Bless Yaa
Hello guys :)Akhirnya ini Minggu, Minggu setelah Jumat Agung yang artinya ini adalah Hari Paskah.
Selamat Paskah untuk kita semua :)
Hari ini benar-benar menguras tenaga, man!
Kami ikut pawai obor yang dilaksanakan oleh Gereja Imanuel Oepura, pada pagi-pagi benar (tepatnya pukul 02.00 dini hari)
Saya yang terbiasa insomnia dan baru jatuh tertidur pada pukul 12 tengah malam tidak memiliki banyak waktu tidur, tapi untungnya saya masih punya semangat untuk ikut pawai tersebut :)
Sebelum pawai, saya dan mama baptis serta kakak saya Zhally, adik-adik pemuda rayon saya Maya dan Melan serta sepupu saya Maura sempat ikut Malam Puji-Pujian di Kuanfau (sempat nyasar karena alamat yang tertera di undangan sedikit membingungkan, tapi tetap sampai tempat tujuan sih).
Itupun ditempuh dengan jalan kaki, dan... saya hampir cedera engkel saudara-saudara -_-
But, the time is must goes on...
Kami akhirnya pulang setelah beberapa saat duduk dan bernyanyi di Malam Puji-Pujian itu :)
Lalu setelah tidur beberapa saat, barulah kami berangkat menuju lokasi start pawai obor, yang saat itu dinamai Jalan KaKi (Jalan Kesengsaraan dan Kemuliaan).
Well, rutenya yang panjang dan mendaki gunung-lewati lembah, membuat saya seperti kehabisan napas dan butuh P3K!
Walaupun sempat merasa capek dan haus, tapi di tengah jalan kami disuguhi beberapa kembang api. Senang sekali, merasa terhibur.
Setelah berjam-jam perjalanan, pukul 05.00 akhirnya kami tiba di gereja. Capek, man!
Saya letih dan lunglai (haha, lebay) tapi kami masih melanjutkan dengan Kebaktian Paskah Pertama.
Kebaktian itu diakhiri dengan pembagian telur Paskah.
Jadi ingat waktu kecil, masih jadi murid Sekolah Minggu, tiap kali Paskah kami mencari telur Paskah yang disembunyikan para guru Sekolah Minggu yang sebenarnya menaruh telur-telur itu di tempat yang mudah dicari :D
Hehe , kejadian yang lucu sekali. Para orangtua tak diizinkan membantu mencari telur, dan bayangkan saudara-saudara, mencari telur Paskah seperti memburu mangsa! Insting memburu kami masing-masing timbul, dan mencari dengan wajah kelaparan (wahh, itu macan kali ya hehehe..)
Moment Paskah itu tak bisa dilupakan :)
Meski sudah bertahun-tahun dirayakan dengan cara berbeda-beda. Tapi seluruhnya membawa kenangan tersendiri...
Thank You God,You gives us You only Son to clean our sins.
I love You, Jesus... Because You died for me and raise again .
Sekilas Info:
By the way, setelah sempat mengucapkan Selamat Paskah dalam Bahasa Inggris yang kalo umumnya kita ketahui seperti ini: "Happy Easter", ternyata salah besar.
Sebaiknya kita jangan mengucapkan Happy Easter lagi untuk Paskah, ya? :)
Kenapa?
Ini alasannya:
Dalam Alkitab, kata Paskah diterjemahkan sebagai "Passover", dan bukan "Easter" (Matthew 26:17).
Kata Easter berasal dari kata "Ishtar", yaitu kebangkitan seorang dewa bernama Tamus. Nah, pasti good people belum tau kan siapa itu Tamus? :)
Nah, saya lanjutkan dulu ya, asal usul kenapa tak boleh bilang Happy Easter pas Hari Paskah.
Salah satu anak Nabi Nuh bernama Ham, memiliki seorang anak bernama Kush.
Kush menikah dengan seorang wanita bernama Semiramis.
Anak dari Kush dan Semiramis memiliki putra bernama Nimrod (baca di Kejadian 10:8-10).
Nimrod dalam bahasa Ibrani artinya pemberontak. Dia inilah pencipta sistem Babilonia dan yang perama kali memperkenalkan Satanic Worship.
Nah Nimrod ini bersetubuh dengan ibu kandungnya sendiri dan kemudian melahirkan anak yang bernama Tamus.
Ketika Nimrod meninggal, Semiramis menghasut para pengikutnya dengan mengatakan bahwa Nimrod telah naik ke takhtanya di matahari dan harus dipuji sebagai baal.
Catatan: Menurut Kamus Alkitab, Baal artinya "tuan", kemudian gelar dewa-dewa penduduk asli tanah Kanaan yang ditentang para nabi Tuhan dalam Perjanjian Lama. Ciri-ciri khasnya ialah menjamin kesuburan. Karena itu Baal sering disembah orang Israel sendiri .
Lanjut cerita ya, good people :)
Semimaris menyatakan bahwa ia datang ke bumi melalui peristiwa di mana dia turun dari bulan dan mendarat di Sungai Efrata.
Setelah itu, peristiwa itu dinamai Ishtar - Easter.
Jadi good people, ini bukanlah sebuah larangan untuk kita agar tidak bicara "Happy Easter".
Tapi ini lebih kepada memberitahukan sesuatu yang tepat untuk diucapkan.
Makanya, mulai sekarang mari kita mengucapkan "Happy Passover" sesuai kitab suci, dan bukan "Happy Easter" :)
Oke, terima kasih untuk perhatinnya teman-teman.
Sekali lagi, Happy Passover yaa~
God Bless Yaa

Komentar
Posting Komentar