Hanya Basa Basi

Finally, I typing to my blog :)

Sebenarnya aku ragu ada yang baca blog ini, tapi berhubung blog ini sudah jadi tempat curahan hatiku yang tak dipungkiri dapat mengurangi bebanku, akhirnya aku menyingkirkan segala keraguan itu.
Bukan untuk positive thinking tapi lebih kepada menghargai jasa blogger sendiri, karena begitu banyak kata-kataku disimpan dan tak dihilangkan dari dunia maya.
*muji para kru blogger :p

Sepertinya sisi kewanitaanku mulai muncul. Entah kenapa akhir-akhir ini aku mulai memikirkan gaya berpakaianku, rambutku yg awut-awutan dan kulitku yang terlihat lumayanlah.
Apa karena kau mulai beranjak dewasa? (aduh, kayaknya aku mulai tak waras)
Kapan terakhir kali aku peduli dengan rambutku sendiri ya?
Plis Lil, jangan buka aibmu !

Lagi mikir, gimana caranya agar liburan ini tak terkuras hanya dengan menatap layar laptop sembari mencari bahan tak jelas yang lebih banyak nyakitin daripada memberi kekayaan :/
Bahan tak jelas itu misalnya lagu yang pengen di-download, pas selesai di-download dan diputar di Winamp atau Jet Audio, eh malah suara orang kayak lagi baca mantra *miris!
Itu pengalaman yg baru-baru ini aku alami, dan alhasil aku tak tergoda sama lagu dengan judul sama tapi ada embel-embel remix blah bleh bloh di belakangnya. Yang ada malah nyesel pernah merasa pengen nge-download tu lagu.

Belakangan ini aku jadi lebih tergila-gila dengan sepatu sol rata, yang kadang lebih gampang dilepas untuk melempar anjing kalau aja anjing pada galak. Haha makin tambah gaje nih tulisanku.

Yah, mungkin pengaruh dari hantaman soal-soal UAS kemarin yang benar-benar menyesakan hingga otakku tak mampu berkonsentrasi penuh.
Bagaimana tidak, aku benar-benar hampir menangis pada ujian mata kuliah yang terakhir karena dengan terang-terangan si pengawas malah mengijinkan semua orang di ruangan itu menyontek!
What the fuck?
Aku hampir menangis saat itu juga. Aku telah belajar dan berusaha semampuku, hingga aku melihat usahaku itu tak sebanding dengan teman-teman lain yang memilih menyontek.
Aku hanya merasa takut bila hasil kerjaku malah begitu buruk di mata dosen karena jawaban teman-temanku jauh lebih baik daripada punyaku.
Kenapa juga ada pengawas labil kayak tuh orang? Benar-benar lebih menyebalkan orang seperti itu, memberi banyak keburukan untuk disangka baik.
Biarlah, semuanya telah berlalu. Aku tingga melihat apa yang terjadi dengan nilai-nilaiku.

Aku tak berharap banyak, hanya saja aku telah berdoa supaya tidak kecewa dan menangis dengan hasil yang kudapat nanti. Mungkin itulah kemampuanku yang sebenarnya dan aku harus berusaha lebih maksumal lagi.
Fighting Lil !!!

Lebih dari apapun, jadi penasaran dengan junior Ekonomi Pembangunan, kayaknya harus menutup harapan untuk ici mata karena aku harus lbih dwasa (ceilehhh, parah dinG!)

Sekian , anneyong ~

Komentar

Postingan populer dari blog ini

This is Why I am So Afraid To Lose You!

Ketika Teman Jadi Bangsat !

Yang Berharga Yang Kulepas.