MAMPUS! Dinginnya ~

Udara dingin memang jadi hal yang sulit untuk beraktivitas. Seperti saat ini, aku lebih banyak tepekur di dalam rumah, membungkus diriku dengan selimut tebal dan membaca buku.
Semuanya adalah aktivitas biasa yang datar-datar saja. Jadinya, badan ini mulai terasa lebih berat dari biasanya.
Waduuuh, mimpi buruk kalau sampai tak bisa mengontrol berat badan (hahaha...)

by the way,
sekarang aku sudah ada di Kota Dingin, a.k.a Soe. Udara di sini harus disebut ekstrim, karena untuk melihat matahari saja ternyata termasuk hal yang langka. Benar-benar cuaca ekstrim! Belum lagi air di sini bisa sampai 2 atau 3 derajat saja (maka kalau mau mandi, harus masak air dulu).
Sudah hampir seminggu di sini dan tak bisa merasa 'biasa' dengan udara dingin Soe.

Beberapa hari aku keluar rumah dan mencari-cari matahari, tapi malah terhalang awan tebal dan sinarnya tak bisa terpancar langsung ke muka bumi. Ckckck , jadi heran kenapa tidak sekalian saja turun salju? Supaya lebih vulgar aja gitu . Hehehe

Dijamin untuk orang-orang yg baru pertama menginjakkan kaki di Soe akan minta pulang atau cari yg hangat-hangat :D
jadi untuk siapa saja yang ingin merasakan dinginnya Soe, siap2 jaket sebanyak-banyaknya yah ? (jangan lupa celana panjang dan kaus kaki juga).

Hari-hariku di Soe ternyata lebih berwarna dengan tawaran makan dan minum yang tiada hentinya. Mama tak pernah lepas kendali dari jamuan makan dan apapun yg disajikan terlalu nikmat untuk tidak dihabiskan.
Tapi berhubung diri ini ingin mengatur pola makan (dan berat badan, hehe) jadi harus mengukur segala macam jenis makanan yg masuk.

Saat ini, memang butuh lebih banyak bergerak supaya badan tidak terlalu merasa dingin. Tapi tetap saja, dingin ini membuat siapapun malas bergerak macam-macam .

Bayangkan saja, tadi siang saat pukul 12.00 suhu udara hanya sebatas 17derajat C! Tak sebanding memang dengan suhu di Kota Kupang dan lainnya yang bisa lebih dari 25derajat.

Siapapun bisa terkena hipotermia (kalau ini di Kutub Utara).
Wah wah wah, ekstrim amat sih -.-"

Tapi dulu waktu masih sekolah, tak pernah mengeluh dengan cuaca dingin begini. Malah bersyukur karena tidak perlu panas-panasan ke sekolah atau pulang sekolah.
Suka-duka di sekolah nih yee, kalo dingin begini ada guru yg gak bakal masuk kelas dan ada aja guru yg tetap masuk (bisa dari pagi ampe siang! Maklum pas dingin waktu jadi gak berasa brjalan).
Otak rasanya beku, tak mampu menerima pelajaran yang diberikan guru. Ujung-ujungnya banyak yang gak masuk kelas esok harinya, gara-gara sakit dan pura-pura demam!

Udara dingin emang gak ada matinya.
Mandi malas, kerja malas,
maunya yang santai-santai aja.
Berasa deh kalo dingin bisa membekukan rasa rajin tiap umat manusia. Termasuk saya ini ;)

Oke.
Sekian tentang Cold City ~ tempat berkumpulnya segala kedinginan dan kebekuan. Hehehe

SODAMOLEK.
Lamatuak sue ita basan :)
*cheers*

Komentar

Postingan populer dari blog ini

This is Why I am So Afraid To Lose You!

Ketika Teman Jadi Bangsat !

Yang Berharga Yang Kulepas.