Heaven for You (part.3)
Di kantin, sementara
murid-murid yang lain sedang belajar, Edward, Donny, Mark, Dicky, Dennis dan
Rocky duduk bersila di kursi sambil ngerokok dan ngobrol.
“Lo gak malak?” tanya Mark.
“Pasti lo dikejar guru BP kan,
gara-gara malak?”
“Tau deh! Genny ngajak gue
jalan sama dia. Dia sampe nyuap gue segala!” kata Ed kesal.
“Hah?! Genny anak IPA dua
itu? Busyeet dah! Terus, lo nerima gak?” tanya Donny antusias. Udah lama dia
ngejar-ngejar tuh cewek. Tapi belum kesampean buat dapetin dia dan dia jadi
bosan untuk mengejar cewek itu lagi.
“Ogah! Gue nolak, lah!
Siapa juga yang mau jalan sama cewek centil gitu!” jawab Ed.
“Bagus tuh! Gue juga gak
suka sama dia.” Sahu Dicky mendukung.
Dennis yang baru aja
datang ke sekolah, tepatnya pukul setengah sepuluh, ikut bicara. “Murahan
banget sih dia! Ngerayu pake uang… emang Ed cowok apaan!”
Rocky ikut menimpali. “Iya
tuh! Cowoknya aja bejibun. Kalo Ed mau jalan sama dia, mungkin Ed orang ke
seribu sembilan ratus empat puluh enam yang jadi korbannya.”
“Persis kayak lo, Don!”
sahut Dicky.
Semua lalu bergelak tawa
bersama. Donny langsung berubah jadi kesal dan marah-marah karena disamain
cewek aneh bin ajaib itu. Donny emang terkenal playboy, tapi dia tetap gak
terima kalo disamain sama cewek yang reputasinya buruk itu, walaupun dia pernah
suka sama Genny.
Lalu disaat itu, Edward
mengingat kembali cewek yang dilewatinya itu. Dia seperti pernah melihat cewek
dengan mata coklat itu. Iya! Edward ingat. Tapi hanya namanya saja. Colly. Kalo
gak salah nama cewek itu Colly. Tapi Edward gak yakin dengan ingatannya
sendiri. Dia lalu ikut bergabung menghisap rokok bersama sahabat-sahabatnya.
We are only no realize existence of that love. Though love near by
us…
*lagi kecanduan posting nih...hehehe ☺ to be continued*
Komentar
Posting Komentar