UNTUKMU MAMA ...

Setiap manusia, pasti merasa kehilangan.
Baik itu di masa lalu, masa sekarang maupun di masa yang akan datang nanti.

memang kita tak pernah mengetahui rencana yang di kehendaki Sang Pencipta dalam hidup ini. Tuhan mengatur segala sesuatu dengan seksama dan begitu rapihnya, sehingga kadang saat kita merasa takdir yang Tuhan goreskan dalam lembar kehidupan itu terasa bagai cobaan dan tantangan yang benar-benar berat dan tak bisa kita pikul. Kita kadang tak menghendaki apa yang telah Tuhan lakukan dalam hidup kita.
Rasanya kita lebih memilih untuk tak meminta kepada Tuhan, daripada Tuhan menjawab doa kita dengan hal yang benar-benar tak di duga.

Sebenarnya itu semua adalah awal dari suatu hidup yang lebih baik, yang memang in the beginning, its so hard. But also its so good :)

_____________________________________________________________________________

temanku mengalami duka yang begitu dalam saat ditinggalkan mamanya tercinta.
berat memang, saat kita masih membutuhkan mama,
masih ingin dipeluk dan dimanja,
masih merindukan nasihat dan amarahnya,
sang mama malah lebih dulu meninggalkan kita.

Dia begitu tegar dan bersikap biasa saja pada kami saat datang ke sekolah.
yup, waktu itu hari terakhir ujian. Kami semua kuatir, bagaimana dia menghadapi ujian hari itu.
Kami hanya berdoa semoga dia diberi ketabahan dan kekuatan.

Dan memang dia begitu kuatnya.
tak di sangka, kami yang menangis dan iba melihatnya, malah dihibur olehnya. Membuat kami tambah terisak dibuatnya.
Dia bilang jangan menangis, harus semangat karna akan menghadapi ujian.
Dia tersenyum saat melihat kami, mencoba membuat semuanya seakan biasa saja.
Kami sebagai sahabat tak bisa berbuat banyak, hanya bisa berdoa agar dia diberi ketabahan dan keikhlasan atas kepergian mama tercinta.

Tuhan begitu sayang pada umatNya, sehingga orang yang begitu baik diambilNya dan duduk di sebelah kananNya.
Di sana pasti orang tersebut bahagia dan tenang karena sudah ada di Rumah Tuhan,
tempat terakhir yang begitu menentramkan.

Ini sekilas puisi yang diciptakan temanku untuk DIA & MAMA-NYA

UNTUKMU MAMA ...
 
AKU TERPAKU DAN MENANGIS
MELIHAT MAMA TERBARING DI SANA,
DENGAN RAGA YANG KAKU DAN TAK BERUCAP
 
AKU MERATAP DALAM KEPEDIHAN
DENGAN HATI YANG MASIH BERTANYA:
BISAKAH AKU TANPAMU MAMA ?
 
KETIKA AKU MENANGIS,
ENGKAULAH YANG MEMELUKKU
DAN MENENANGKANKU
KETIKA AKU TERTAWA,
ENGKAULAH YANG PALING BAHAGIA
 
MAMA
SENYUMMU TUJUANKU
TANGISANMU KEPEDIHANKU
AMARAHMU JADI MOTIVASIKU
KEHILANGAN DIRIMU SUNGGUH BERAT
 
SALAHKAH AKU YANG MASIH MENANGIS
WAHAI MAMA ?
 
RAGAMU TAK LAGI TERJAMAH,
NAMUN AKU PERCAYA
SENYUMANMU, HATIMU
DAN SEGALA KENANGAN BERSAMAMU
TETAP MENEMANIKU MENAPAKI JALAN HIDUPKU
 
SELAMAT JALAN MAMA
PERGILAH DENGAN BAHAGIA
AKU ANAKMU
DISINI BAIK-BAIK SAJA
 
 
(Untuk Sahabat yang telah melewati segala kenangan di masa dulu dan sekarang, mungkin hingga nanti. Tabah dan percaya, bahwa ini semua adalah jalan Tuhan demi kebaikan Sang Mama dan semuanya)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

This is Why I am So Afraid To Lose You!

Ketika Teman Jadi Bangsat !

Yang Berharga Yang Kulepas.